IQ Tinggi! Ketahui 7 Hal Mengejutkan Ini

    Foto: Net/Ilustrasi

    Cental Artikel – IQ (Intelligence Quotients) ialah istilah kecerdasan manusia dalam kemampuan untuk menalar, perencanaan sesuatu, kemampuan memecahkan masalah, belajar, memahaman gagasan, berfikir, penggunaan bahasa dan lainnya. Anggapan awal bahwa IQ adalah kemampuan bawaan lahir yang mutlak dan tak dapat berubah adalah salah, karena penelitian modern membuktikan bahwa kemampuan IQ dapat meningkat dari proses belajar.

    Kecerdasan ini pun tidaklah baku untuk satu hal saja, tetapi untuk banyak hal, contohnya ; seseorang dengan kemampuan mahir dalam bermusik, dan yang lainnya dalam hal olahraga. Jadi kecerdasan ini dari tiap – tiap orang tidaklah sama, tetapi berbeda satu sama lainnya.

    Meski intelligent quotient atau IQ bukan satu-satunya indikator untuk menentukan kecerdasan seseorang, tak dapat dipungkiri bahwa IQ masih ‘didewakan’. Tak mengherankan bila beberapa sekolah kerap mengadakan tes IQ untuk mengukur kecerdasan para siswanya. Mereka yang ber-IQ tinggi pun langsung dicap sebagai siswa cerdas. Namun menurut sejumlah studi, sebenarnya mengukur tingkat IQ seseorang tak harus melalui serangkaian tes. Pasalnya, sejumlah ciri dapat menggambarkan tingkat kecerdasan seseorang.

    Meski demikian, beberapa ciri yang terkait dengan tingginya IQ seseorang tak selamanya baik. Bahkan beberapa di antaranya mungkin membuat dahi Anda berkernyit.

    Seperti dilansir dari laman global.liputan6.com, berikut 7 hal mengejutkan dari seseorang yang memiliki:

    1. Penyendiri
    Loading...

    Jika berkata soal bahagia, mungkin sebagian orang membayangkan soal bersenda gurau bersama kawan-kawan. Namun, bersosialisasi justru membuat orang yang ber-IQ tinggi menderita.

    Menurut penelitian, jika seorang yang ber-IQ tinggi bersosialisasi, maka tingkat kepuasan mereka terhadap hidup semakin kecil.

    1. Berpandangan Politik Liberal

    Orang-orang yang memiliki pandangan politik liberal diduga memiliki IQ yang lebih tinggi.

    Alasannya, keyakinan liberal cenderung melawan naluri evolusioner. Kekuatan tersebut membuat seseorang lebih mungkin untuk mengatasi perubahan.

    1. Tidur Larut Malam

    Meski tidur larut malam telah terbukti tak berdampak baik bagi kesehatan, sebuah studi mengungkap bahwa kebiasaan itu tak berlaku bagi mereka yang ber-IQ tinggi.

    Dalam studi tersebut, orang-orang ber-IQ tinggi cenderung tidur larut malam dan bangun siang.

    1. Malas

    Penelitian terbaru menyebut jangan mudah menuduh bahwa orang-orang ‘pemalas’ tak bekerja keras. Pasalnya, otak mereka yang bekerja dengan keras

    Orang-orang yang malas lebih senang berpikir. Sementara mereka yang tidak, lebih suka melakukan aktivitas fisik.

    1. Menggunakan Obat-Obatan Terlarang

    Menurut penelitian ilmiah, mereka yang ber-IQ tinggi cenderung menggunakan obat-obatan terlarang. Hal tersebut karena mereka lebih terbuka terhadap pengalaman baru dan mudah bosan.

    Namun, hal itu lebih sering terjadi pada perempuan dibanding laki-laki. Tapi bukan berarti semua pengguna obat-obatan terlarang adalah orang yang cerdas.

    1. Tak Memiliki Hubungan Romantis saat Remaja

    Stereotipe yang menyebut bahwa orang jenius biasanya tak beruntung dalam percintaan, ternyata terbukti dalam sebuah studi.

    Ketika teman-teman mereka sudah memiliki kekasih, mereka justru kebalikannya. Mungkin hal itu didorong dengan sikap penyendiri orang-orang yang ber-IQ tinggi.

    1. Menderita Gangguan Kesehatan Mental

    Sejumlah penelitian mengindikasi bahwa anak-anak dengan IQ tinggi, biasanya terkait dengan gangguan kesehatan mental, salah satunya bipolar.

    Menurut studi lain, orang-orang yang ceras juga biasanya lebih mudah gelisah. (ani)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here