TKI Meninggal di Kabupaten Serang, Hasil Autopsi Tunjukkan Luka Tusuk di Hati

Centralnews – Kabupaten Serang. Terkait kasus tindak kekerasan yang dialami Timong (28) wanita yang bekerja sebagai TKI (Tenaga Kerja Indonesia) asal Kampung Kuyuh Koneng Kecamatan Lebak Wangi Kabupaten Serang, melalui hasil otopsi pihak berwajib menemukan bahwa ada luka tusuk di hati pada jenazah korban.

Emir Faisal Kepala Seksi RRT (Republik Rakyat Tiongkok) Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan bahwa terdapat sejumlah luka yang tidak wajar pada jenazah Timong saat di otopsi.

“Menurut hasil otopsinya itu ada pendarahan dan luka tusukan dihati” ucapnya saat ditemui di kediaman korban saat pemakaman (7/8/17).

Emir Faisal mengucapkan bahwa saat ini sang majikan selaku tersangka tindak kekerasan tersebut kini telah di tahan dan kini telah menjalani proses hukum.

Loading...

“Terkait kasus ini di Damaskus Suriah, majikan sudah ditahan, KBRI juga sedah menyewa pengacara dalam kasus ini Terkait lama tidaknya itu kan tergantung wewenang pihak kepolisian soalnya daerah ini juga sedang di landa konflik” ucapnya.

KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) untuk wilayah Suriah pula sudah menyewa pengacara guna mengawal dan memonitor kepolisian wilayah setempat dalam kasus tersebut

“kita pun sudah sewa pengacara jadi nanti pengacara yang akan memfollow up kasus ini, jadi kita akan kawal terus nanti yang akan memonitor dan menanyakan terus kepada pihak kepolisian terkait kasus ini” tuturnya.

Diakhir kesempatan tersebut Emir Faisal juga mengingatkan ke pada seluruh warga Indonesia agar tidak tergiur bujuk rayu dan janji manis penyaluran tenaga kerja ke timur tengah dikarenakan pemerintah Indonesia sudah menutup akses penyaluran TKI secara resmi ke Timur Tengah, hal ini ditengarai oleh ancaman konflik berkepanjangan yang di alami wilayah dataran arab tersebut.

Pemerintah Indonesia secara resmi hanya akan menyalurkan TKI ke Asia Pasifik, penyaluran TKI ke Timur Tengah dapat dikatakan Ilegal dan menyalahi aturan.

“semua TKI domestik yang ke timur tengah itu unprosedural karena sudah timurtengah itu sudah dimoratorium dan sudah ditutup, untuk saat ini hanya Asia Pasifik yang dibuka hingga saat ini” tuturnya. (yan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here