Tangsel Menduduki Posisi Ketiga pada Kasus Flu Burung di Indonesia

Foto: Net/Ilustrasi

Centralnews – TANGSEL, Tercatat Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, berada di garis depan melawan penyakit yang mematikan yaitu avian influenza atau AI. Penyakit yang lebih dikenal sebagai flu burung ini disebabkan oleh virus H5N1 yang secara umum lebih banyak ditemukan pada unggas.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar simulasi penanggulangan pandemi influenza di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Hal ini dilakukan lantaran Kota Tangsel menduduki posisi tertinggi ketiga kasus flu burung di Indonesia, Kamis (14/9/2017).

Dilansir dari laman kabar6.com, Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Wiendra Waworuntu mengatakan, bahwa jumlah kasus flu burung di Kota Tangsel tertinggi ketiga pada satu dasawarsa terakhir yakni 2006 hingga 2016.

“Lokasi simulasi akan dilaksanakan di Puskesmas, kelurahan, kawasan Puspiptek, Pasar Modern BSD, RS Eka dan BATAN,”

Selain di Tangsel, Kemenkes juga menggelar simulasi di RSUD Kota Tangerang, Bandara Soekarno Hatta, dan Pelabuhan Merak Banten.

Loading...

“Pandemi influenza bisa terjadi kapan saja, untuk itu Kemenkes akan mengadakan simulasi pandemi di Tangerang Selatan pada 19-20 September 2017,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya terus menyiapkan pelaksanaan simulasi pandemi di Kota Tangsel.

Ia meminta OPD terkait, kepolisian dan Dandim menyiapkan seluruh perencanaan dengan baik sehingga pelaksanaan simulasi pandemi influenza dapat terlaksana sesuai dengan rencana. (ani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here