Lagi, Rizieq Shihab Batal Pulang ke Tanah Air

Centralnews – NASIONAL, Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab lagi-lagi membatalkan rencana kepulangannya ke Tanah Air. Tertundanya kepulangan Rizieq ini disebut karena ada kendala.

Dikutip dari situs Kompas Sugito mengatakan

“Sepertinya ada kendala, yang jelas tanggal 22 (September) itu masih terpending,” ujar salah satu kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Parwiro kepada detikcom, Jumat (15/9/2017).

Sugito tidak menyebutkan kendala apa yang dihadapi Rizieq sehingga menunda kepulangannya. Untuk diketahui, Rizieq baru saja menjalani ibadah haji di Mekkah.

Loading...

Sementara, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah mengirimkan petugasnya ke Arab Saudi untuk memeriksa Rizieq terkait kasus dugaan chat berkonten pornografi di situs baladacintarizieq. Sugito meminta polisi mempelajari keterangan kliennya yang dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) tersebut.

“Kan sudah di-BAP, alangkah baiknya polisi pelajari dengan baik, disikapi secara hukum,” lanjutnya.

Pihaknya juga telah mengajukan permohonan penghentian penyidikan perkara (SP3) ke penyidik. Sugito meminta polisi segera menyikapi surat tersebut.

“Kami kan sudah ajukan SP3 itu, tapi belum ada jawaban. Kami mengharapkan perkara ini tidak dilanjutkan lagi dan diterbitkan SP3,” tuturnya.

Apakah itu artinya Rizieq hanya akan pulang jika kasusnya di-SP3? “Ya bisa saja,” tutur Sugito.

Rizieq merupakan tersangka kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang melibatkan Firza Husein.

Sebelumnya, pengacara Rizieq, Kapitra Ampera mengatakan, kliennya diperkirakan akan kembali dari Arab Saudi ke Indonesia pada 15 Agustus 2017.

Kapitra memastikan kliennya saat akan menghadapi proses hukum saat kembali ke Indonesia.

“Tentu kalau dia pulang ke Indonesia artinya dia akan menghadapi semua permasalahan dan hal-hal yang berhubungan dengan keadaan yang ada di sini. Kalau dia pulang ke sini terus balik lagi ngapain,” kata Kapitra. (rifa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here