Masyarakat Ujung Kulon Percaya Harimau Jawa Belum Punah

Foto : net

Centralnews – PANDEGLANG. Pasca dugaan munculnya kembali Harimau Jawa yang telah dinyatakan musnah sejak 47 tahun lalu di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Masyarakat di Kecamatan Sumur, yang merupakan penduduk asli Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang.

moncler shirts shoes 2 “>”Masyarakat sekitar memang percaya kalo harimau Jawa masih ada di Ujung Kulon,” kata Huddan Zulkarnaen, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) TNUK, saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Jumat (15/09/2017).

Hudan bercerita bahwa lokasi ditemukannya hewan buas yang sedang memangsa banteng itu berada di wilayah Cidaon dan masuk ke dalam zona inti TNUK. moncler craig green coat sale

“Padang gembala di Cidaon itu tempat berkumpulnya banteng dan merak untuk merumput,” terang nya.

Pria bertitel Strata Satu itu menjelaskan bahwa petugas TNUK bernama Gabel lah yang pertama kali berhasil mengabadikan foto dan menduga hewan buas tersebut adalah Harimau Jawa bernama latin Panthera Tigris Sondaica. Dimana, semenanjung Ujung Kulon tersebut menjadi salah satu tempat hidupnya hewan karnivora bercorak loreng itu. moncler callis c

Loading...

“Saat itu petugas lagi monitoring jumlah banteng di cidaon,” jelas pria berkacamata ini. (yandhi/viko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here