Dimyati Natakusumah : Praktik Suap Masih Banyak di Provinsi Banten

Ahmad Dimyati Natakusumah

Centralnews – PANDEGLANG, Praktik kasus suap dengan cara meminta fee dari setiap proyek pemerintahan yang dikerjakan oleh pengusaha. Diperkirakan masih ramai dilakukan oleh para pejabat di Provinsi Banten.

“Saya lihat di (Kabupaten) Pandeglang ini mungkin ada, iya. Contohnya seperti dana Tunda (tunjangan daerah),” kata Ahmad Dimyati Natakusumah, politisi PPP, Senin (26/09/2017).

Anggota DPR RI itu mengingatkan agar pejabat daerah melakukan setiap kerjanya sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah diatur dalam Undang-undang.

“Bagi para kepala SKPD dalam penerimaan tamu harus betul-betul steril apalagi kepala daerah. Jangan-jangan tamu tersebut membawa uang untuk bupati, jadi harus betul-betul steril,” terangnya.

Suami dari Irna Narulita, Bupati Pandeglang itu menjelaskan bahwa sebelum dilakukannya OTT, komisi antirasuah terlebih dahulu membaca rekam jejak target operasinya.

Loading...

“Semua yang terkait dengan anggaran harus dengan prosedur. Tidak boleh melakulan hal-hal diluar itu apalagi KKN,” jelasnya.

Walikota Cilegon, Iman Ariyadi, memiliki kekayaan senilai Rp 21,6 miliar. Dengan nilai yang terbilang cukup fantastis itu, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Cilegon masa bakti 2014-2019 itu nyatanya memiliki jenjang pendidikan yang tinggi. Setidaknya gelar S2 nya diraih secara cumlaude. Sedangkan S3 nya dalam Ilmu Politik diraih di Universitas Indonesia (UI).

Posisinya sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Cilegon itu, membuat anak dari Tb Aat Syafaat, mantan Walikota Cilegon yang telah meninggal dunia dan pernah mendekam di ‘Kuningan’ itu melenggang mulus menjadi Walikota Cilegon periode kedua dengan memborong seluruh partai politik dan berhadap-hadapan dengan calon inchumbent.

Sang bapak meski pernah terjerat kasus korupsi oleh KPK dan di anugerahi gelar Bapak Pembangunan Kota Cilegon oleh anaknya itu,  maju kembali ke Pilkada Kota Cilegon putaran kedua tahun 2016-2021 dengan memborong partai politik.

Pada Pilkada serentak tahun 2016 itu, Iman yang berpasangan dengan Edi Ariyadi mendapatkan suara 135.204 atau 77,37 persen. Sedangkan kompetitornya, Sudarmana-Marfi Fauzan mendapatkan 39.538 suara atau 22,63 persen.

Program 100 hati kepemimpinannya bersama Edi Ariyadi, setidaknya Iman memiliki lima program andalan, yakni Cilegon Cerdas dan Sehat, Cilegon Maju dan Mandiri, Cilegon Berdaya Saing, Cilegon Berwibawa dan Cilegon Sejahtera yang telah dilakukannya pada tahun 2013. (yandi/rifa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here