Gubernur Banten Wahidin Halim Tegaskan Pejabat Dilarang Terima Gratifikasi

Centralnews – BANTEN, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan 10 orang terkait dugaan korupsi di Banten. Salah satunya adalah Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi

Ditetapkannya walikota Cilegon Iman Ariyadi sebagai tersangka suap perizinan amdal pembangunan transmart oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat disayangkan Gubernur Banten Wahidin Halim, Wahidin berharap para pimpinan daerah lebih berhati-hati saat bertindak, berintegritas dan sabar menjadi pemimpin.

Wahidin Halim mengatakan bahwa aturan sudah jelas dan KPK akan menindak pimpinan daerah dan pejabat yang terlibat akan hal ini.

“Itu tergantung orangnya, ugg outlet france facebook sama malaikat saja tidak takut harusnya kan takut saat melakukan tindakan tersebut. Apa lagi korupsi ini kan sudah ada undang-undangnya, ya kita harus berhati-hati. Berintegritas dan harus takut kepada hukum negara dan Tuhan. KPK sudah berusaha untuk melakukan pencegahan, tapi tergantung manusia itu sendiri ya, katanya” Senin (25/9/17)

Loading...

Wahidin juga mengatakan KPK akan membantu dalam hal pembinaan dan itu sangat bagus, dengan kondisi banten yang memerlukan waktu dan kesabaran dalam hal tersebut.

Wahidin menambahkan ia menghimbau kepada seluruh jajarannya serta sejumlah kepala daerah untuk lebih berintegritas dalam melaksanakan tugasnya dan harus mengabdi kepada masyarakat, sebagai pejabat daerah wahidin terus mendukung langkah-langkah lembaga antirasuah itu untuk memberantas korupsi di tanah air.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Iman  sebagai tersangka setelah dia terjaring operasi tangkap tangan (OTT), moncler designer daniel Jumat 22 September 2017. Status tersangka juga dilekatkan kepada Kepala BPTPM Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira, Dirut PT KIEC Tubagus Donny Sugihmukti, Legal Manager PT KIEC Eka Wandoro,  Project Manager PT BA Bayu Dwinanto Utomo, serta Hendry dari pihak swasta.

Suap terhadap Iman menggunakan modus baru. Pihak pemberi, PT KIEC dan PT BA, memberikan suap melalui dana CSR kepada Cilegon United Football Club. Saat penangkapan, penyidik menyita uang tunai Rp1,125 miliar dari perjanjian Rp1, monster beats vs urbeats speaker 5 miliar.

Akibat perbuatannya, Iman, dan Ahmad Dita sebagai pihak penerima dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001, jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara itu, Hendry, Tubagus Donny, Eka Wandoro, dan Bayu Dwinanto sebagai pihak pemberi dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001, jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (rifa)

  nfl jerseys ranked custom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here