Pelindo II Akuisisi Pelabuhan Anak Perusahaan Krakatau Steel

 

Centralnews – Cilegon, Presiden Jokowi pernah berkata bahwa terdapat 800 anak perusahaan BUMN yang menjalankan bisnisnya tak sesuai dengan koor bisnis induknya.

Salah satunya adalah Krakatau Steel (KS) Group yang memiliki anak perusahaan bernama PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) yang bergerak di bidang kepelabuhanan.

“Pemerintah berpandangan, kementerian BUMN berpandangan bahwa anak perusahaan ini kembali ke koor bisnisnya masing-masing. Kalau yang tidak sinergi ya kembali dong ke koor bsinisnya,” kata Arman Amreen, General Manager (GM) Pelindo II Cabang Banten, saat ditemui di Kota Cilegon, (04/10/2017).

Loading...

Instruksi presiden Jokowi itu coba dijalankan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II dengan berdiskusi bersama PT KS apakah akan merelakan anak perusahaannya itu untuk di akuisisi oleh saudara plat merahnya.

“Itu lah yang dilakukan pembahasan Pelindo dengan Krakatau Steel. Apakah di integrasikan atau tetap seperti itu. Pilihannya macam-macam,” terangnya.

Jika tak rela di akuisisi, maka akan ada pilihan lainnya yang menjadi solusi bersama antar perusahaan BUMN.

Pria berjenggot ini menargetkan pembahasan antar dua perusahaan plat merah itu akan selesai akhir tahun 2017. Apakah akan di akuisisi oleh Pelindo II ataukah ada format lainnya.

“Kalau tidak jadi (diakuisisi, tetap) seperti itu, kalau jadi format nya seperti apa, masih kita bahas. Tidak dengan pendekatan holdingisasi. Kita kerjasama, atau dilepas (saham) saja kata Krakatau Steel, yang dilepas itu yang kita ambil,” jelasnya.

Krakatau Steel Group sendiri memiliki beberapa anak perusahaan, seperti Krakatau Daya Listrik (KDL), Krakatau Tirta Industri (KTI) yang memproduksi air bersih, Krakatau Informasi dan Technologi (Kitech) hingga yang terakhir mengelola kawasan industri terpadu bernama Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) yang dimana Dirutnya ikut menjadi tersangka di KPK bersama Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi, dalam kasus suap perijinan. (yandi/atp)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here