Sambangi Pengrajin Batik, Rutan Rangkasbitung Ingin Wujudkan Griya Batik Pemasyarakatan

Centralnews – LEBAK, Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Rangkasbitung yang baru menjabat pasca dilantik pekan lalu, Aliandra Harahap langsung tancap gas menyusun dan melaksanakan program untuk perawatan, pelayanan dan pembinaan 172 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Ia mengunjungi salah satu Pengusaha dan pengrajin batik terkemuka di Kabupaten Lebak, yaitu Chanting Pradana Batik Lebak di Desa Bojongleles, Cibadak, Kamis(19/10).

Aliandra menyampaikan bahwa kunjunganya ke tempat pengrajin Batik Lebak merupakan langkah untuk meningkatkan kerjasama yang telah disepakati antara Rutan Rangkasbitung dengan Chanting Pradana Batik Lebak dalam hal Pembinaan keterampilan membatik bagi WBP.

“Alhamduillah kami memiliki beberapa mitra yang mendukung kegiatan kami, salah satunya Chanting Pradana Batik lebak ini, terutama Batik Lebak ini, saya melihat sangat strategis sekali bagi kami, bagi WBP juga. Selain batik lebak ini sudah memiliki pangsa pasar dan disukai publik, designnya pun unik-unik, kami percaya bisa bersaing dengan batik dari daerah lain seperti Jogja dan Solo”. Ujar Aliandra.

Loading...

Kerjasama ini nantinya akan memberikan manfaat yang besar, kami melihatnya keterampilan batik ini memiliki potensi berkembang yang pesat. ”pelatihan yang didapatkan nantinya akan menjadi bekal bagi mereka setelah bebas, kemudian kamipun berharap kedepan bisa diwujudkan berdirinya Griya Batik Pemasyarakatan di Rutan Rangkasbitung, jadi Pemasyarakatan punya merk dan ciri khas batik tersendiri yang dibuat dari tangan-tangan kreatifitas WBP.

Insyallah kami didukung bu direktur Chanting Pradana Lebak” Harap Aliandra mantan Kasubag TU Pimpinan dan Protokol Ditjenpas.

Menanggapi Kunjungan Karutan, Direktur Chanting Pradana Batik Lebak merasa senang dan mengapresiasinya. Ia juga berharap hal yang sama, bahwa kerjasama dengan Rutan dapat memberikan manfaat terutama bagi WBP.

“Pada pelatihan tahap pertama, kita latih untuk bagaimana membuat batik tulis kemudian kita evaluasi, hasilnya bagus dan sangat kreatif, bahkan mereka sangat antusias untuk mengikuti pelatihan kemarin. Insyallah kedepan kita jadwalkan kembali pelatihan membatik lagi, kita simultan sehingga para WBP memiliki bekal dan terampil, harapannya kalau yang bagus bisa bergabung bersama kami, atau syukur-syukur mereka bisa membuat usaha sendiri,”Harap Uum (andri/rifa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here