Festival Keraton Surasowan, Menyisakan Banyak Masalah

Centralnews – SERANG. Kegiatan Festival Keraton Surosowan, yang diadakan sejak tangal 09 hingga 12 November 2017, di Kawasan Wisata Religi Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, meninggalkan banyak persoalan,Selasa(14/11/2017)

Beberapa tokoh masyarakat yang ada di Banten Lama menyayangkan kegiatan Festival yang diadakan di komplek Masjid Agung Banten diisi dengan kegiatan yang jauh dari adat dan budaya Banten.

RT 01 RW 11 Kelurahan Banten yang membawahi Komplek Banten Lama, Muhammad Syibli menjelaskan bahwa kegiatan Festival tersebut tidak meminta izin dari Ketua RT setempat, “saya sebagai ketua RT tidak dimintai izin bahkan tidak dilibatkan dalam rangkaian kegiatan, moncler cardigan chicago bahkan dalam kegiatan tersebut saya meminta dihentikan, karena di depan masjid diadakan musik yang jauh dari budaya Banten,” jelas Syibli.

Faisal, Koordinator Kemananan Banten Lama menyesalkan kegiatan ini terjadi di Banten lama. “Festival ini bertujuan mengenalkan budaya Banten, tapi dimana budaya Bantennya? Ini seperti diskotik pindah ke Komplek Masjid Agung Banten Lama, ini kejadian tepatnya pukul 14.00 hari sabtu (11/11) lalu,” jelas Faisal.

Loading...

Anggota Pansus Raperda Pelestarian Warisan Budaya dan Cagar Budaya dari Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Serang Firdaus Ghozali, monster beats diamond tears dna menjelaskan bahwa berdasarkan pasal 85 Undang-undang No 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya disebutkan bahwa Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan setiap orang dapat memanfaatkan Cagar Budaya untuk kepentingan agama, sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan, dan pariwisata.

“Boleh mengadakan kegiatan, asalkan sesuai dengan adat budaya Banten, sesuai dengan syariat Islam, dan untuk memperkuat identitas budaya. moncler diaper bag drake Melihat kegiatan Festival yang diadakan kemarin dan berdasarkan keresahan masyarakat, saya semakin bersemangat untuk mendorong agar Raperda Pelestarian Cagar budaya yang sedang dibahas oleh Pansus ini segera disahkan, agar kegiatan serupa tidak terulang kembali, bahkan saya akan mengawal sampai keluarnya Peraturan Walikota,” pungkas Firdaus.

Dalam acara Festival Keraton Surosowan hadir Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Walikota Serang Tubagus Chairul Jaman, Ketua Kenadziran Tubagus Abas Wase, beberapa Pemangku Adat dari berbagai daerah nusantara, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin, Kapolsek Kasemen Entang Cahyadi dan beberapa elemen masyarakat (Andri/Yan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here