Dampak Penyusutan Anggaran Dari Pemerintah Pusat, Pemkab Pandeglang Genjot PAD

Centralnews – Kabupaten Pandeglang Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) menggelar Rapat Pembahasan Susunan RAPBD Tahun 2018 di Aula BPKD, rapat dipimpin oleh Sekda Pandeglang Feri Hasanudin dan dihadiri Asda I Pemerintahan Agus Priyadi Asda II Ekbang Pandeglang Indah Dinarsiani dan Kepala BPKD Pandeglang  Ramadani.
“Kabupaten Pandeglang memiliki kapasitas fiskal yang terbatas dimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) relatif kecil, mengingat sebelummya ada rasionalisasi atau penurunan atas dana-dana transfer ke daerah hampir Rp 73,9 M. Untuk itu, Pemkab Pandeglang terus menggenjot PAD untuk menutupi kekurangan anggaran yang ada,” ujarnya usai menggelar menggelar rapat, Jumat, (24/11/2017).
Lebih lanjut Ramadani menambahkan, dari Rp 199 miliar PAD Pandeglang, ditargetkan pada tahun mendatang akan ditingkatkan menjadi Rp 202 miliar.
“Ada kenaikan target walaupun hanya sedikit dan kekurangan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab akan ditutupi oleh Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA),” tuturnya.
Menuturnya, peningkatan target tersebut diantaranya diperoleh dari Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) sekitar 1,9 M yang terdiri dari pajak hotel, restoran, reklame, dan pajak bumi dan bangunan (PBB).
“Sementara untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya seperti Dinas Perhubungan naik 50 juta dan Dinas Pariwisata juga naik 50 juta,” pungkasnya. (Ahmad/Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here