Eksklusif Bersama UBK, Bakal Calon Walikota Serang 2018 – 2023

 

Centralnews – Tokoh Central, Pada tahun 2018 yang sebentar lagi akan tiba, masyarakat Kota Serang akan tiba saatnya  untuk menentukan calon kepala daerah yang baru, tentunya para Bakal Calon Walikota Serang berangkat  dengan semangat perubahan Kota Serang lebih maju lagi. Beberapa nama telah bermunculan baik dari kalangan tokoh masyarakat, pengusaha, maupun keder partai politik.

Kali ini Tim Redaksi Centralnews Banten berhasil mewawancarai salah satu Bakal Calon Walikota Serang yang akan turut meramaikan Pilkada Kota Serang periode 2018 – 2023, yakni Tokoh Masyarakat juga Kader Partai Kebangkitan Bangsa, yaitu H. Ubaidillah Kabier, SE.

Mengawali perbincangan hari ini, sebelumnya kita ingin mengetahui perjalan karir dan pengalaman bapak dalam dunia pemerintahan?

Pertama kali saya terjun ke dunia organisasi yaitu saya menjadi anggota pengurus Cabang NU Kabupaten Serang lalu disana saya di percaya oleh kawan kawan untuk menjadi sekertaris, untuk dunia Politik alhamdulillah saya sempat menjabat dan dipercaya untuk menjadi Ketua DPC PKB Kabupaten Serang dan pernah terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Serang 2004 – 2009, dan sempat menjadi ketua komisi D B dan A, dan menjadi ketua harian panitia anggaran selama lima tahun.

Bapak sempat menjabat sebagai anggota legislatif di Kabupaten Serang 2004- 2009, seperti apa perasaan bapak kala itu? Adakah keluh kesah selama menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Serang kala itu?

Setelah saya masuk ke politik, dan menjadi dewan di Kabupaten Serang, saya bahagia karena mampu menjadi design maker, kita memiliki hak legislasi, punya hak controling, budgeting, dapat memiliki hak pembuat kebijakan, sebagai inisiator dari peraturan – peraturan yang ada di daerah namun tidak serta merta berbuat se-mena mena. Sebagai contoh, kita punya hak kontroling menyikapi permasalahan yang ada pada eksekutif, namun kita juga harus memberikan solusi, dan tidak serta merta menghakimi bahwa keputusan eksekutif salah, sebetulnya berbicara soal kesan saya merasa bahwa ada suatu kebanggaan setelah selesai menjadi dewan, dikarenakan banyak hikmah yang saya ambil dari jabatan tersebut, saya jadi mengerti jawaban dan solusi dari permasalahan permasalahan yang ada.

Prestasi apa saja yang Bapak Capai ketika menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Serang?

Saya Ketua Inisiator Perda Madrasah Diniyah kala itu diawali dengan saya melihat para murid madrasah ini kalau sekolah tidak pakai bangku, papan tulisnya masih pakai kapur, saya rasa perlu fasilitas tunjangan agar  ini tidak mengganggu proses belajar mengajar. Akhirnya saya rapat dengan Bupati Serang kala itu, lalu kita kordinasi dengan Kemendagri dan alhamdulillah setelah ada perda itu madrasah jadi terbantu. kita keluarkan anggaran 13 M untuk 1.300 Madrasah, satu madrasah sepuluh juta.

Berikutnya yang saya kenang yaitu saya adalah inisiator pembuat perda tentang menjaga ibu yang melahirkan dan anak yang di lahirkan, kala itu saya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk membuat perda tersebut, ini suatu kebanggaan bagi saya karena pada saat itu perda ini belum ada di Indonesia kala itu, dengan adanya perda tersebut ibu yang melahirkan dan bayi yang di lahirkan mendapat perawatan gratis melalui payung hukum perda tersebut.

Berbicara soal kesan, adakah kesan mendalam yang bapak rasakan ketika bapak menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Serang?

Pada saat menjadi anggota dewan, saya sering dipanggil dengan teman – teman partai dengan sebutan “Politisi Belut Putih” yang artinya saya cair dengan siapa pun, hubungan saya sangat baik dengan teman teman dewan disana, ini terbukti ketika saya terpilih menjadi ketua komisi kala itu, dan ketika saya berpindah komisi yang lain, saya kembali dipercaya untuk menjadi Ketua Komisi oleh kawan – kawan dewan yang lain, ini merupakan suatu kebanggaan bagi saya untuk apresiasi yang diberikan oleh teman – teman dewan sekalian.

Bapak berencana mencalonkan diri pada perhelatan akbar pesta demokrasi Kota Serang yang sebentar lagi akan berlangsung, apa yang membuat bapak ingin mencalonkan diri pada Pilkada Kota Serang 2018 kali ini?

Hari ini saya mencalonkan diri hanya meng-amini kebutuhan masyarakat Kota Serang, tidak ambisius, hari ini saya masih banyak melihat tidak ada yang idealis, masih melihat ada yang masih ingin meningkatkan kemapanan pribadi bukan kesejahterahan masyarakat, jika masyarakat menginginkan saya untuk maju saya mengamini hal itu.

Bagaimana tanggapan orang – orang terdekat bapak saat mengetahui bahwa bapak berkeinginan untuk maju mencalonkan diri pada perhelatan Pilkada Kota Serang?

Keluarga alhamdulilah, dengan keterbatasan saya hanya meng-amini, mereka tau bagaimana kapasitas saya, bukan berarti saya memiliki kemapanan untuk mencalonkan walikota ini, akan tetapi saya hanya ingin mengisi kekosongan Kota Serang yang butuh pemimpin baru yang punya greget terhadap permasalahan yang ada di Kota Serang.

Apa pemasalahan yang cukup kompleks dan harus dibenahi Di Kota Serang kedepannya?

Permasalahan Kota Serang ini yang harus dibenahi yang dirasa cukup kompleks yakni terutama dari sisi pelayanan umum, dalam hal ini khususnya tranportasi tidak ada trayek yang konsisten, lalu juga untuk pengelolaan sampah yang kurang baik, disamping itu juga harus ada penyelesaian guna menekan angka kemacetan, kita tau Kota Serang memang sangat padat, pusat pemerintahan baik Kantor Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota semua ada disini, maka harus ada pengelolaan yang baik untuk tata kota dan tata ruang agar perekonomian tidak terpusat di situ – situ saja.   

Berbicara kesejahterahan dan perekonomian masyarakat di Kota Serang yang tidak merata, dan terpusat hanya di beberapa wilayah saja? seperti apa solusi bapak untuk menjawab permasalahan tersebut?

Berbicara soal perekonomian masyarakat, sekarang kan pusat yang sering di lirik oleh para investor kan hanya royal, jalan S Parman dan jalan Ahmad Yani, yang lain kurang, karena apa, disitu memang menjadi pusat keramaian, ini merupakan nilai lebih bagi cara pandang investor. Untuk pasar seharusnya ada tata kelola yang lebih baik lagi, kita bisa memilah atau memecah pasar, kebanyakan mereka yang berbelanja hanya membeli dua ikat sayuran, ini menyebabkan keramaian terpusat di pasar rau, namun apabila pedagangnya dapat kita sebar, ke curug, ke taktakan, kasemen ke cipocok dengan kebijakan dan harga yang sama tentunya ini akan membuat sektor perekonomian tidak terpusat hanya di satu titik dan menghidupkan sektor perekonomian diwilayah lainnya.  

Lalu berbicara soal darurat kesejahterahan masyarakat, sekarang ini kan yang namanya izin industri retail ini kan sekarang sudah menjamur, ini kan membunuh karakter pengusaha – pengusaha kecil, berbicara soal perizian, sekarang ini kan niat memberi izin usaha terkadang tidak hanya berniat membangun perekonomian UMKM namun juga ada niat memperkaya diri sendiri, lalu juga kan ada daerah daerah yang seharusnya belum saatnya di wilayah itu ada indutri retail.     

Sebagai warga Kota Serang, berbicara soal pemimpin apa harapan bapak untuk Kota Serang kedepan?

Satu yang punya jiwa progresif, berkembang terus, disiplin, dan dapat memberikan contoh bagi masyarakatnya, dan juga saya melihat kedisiplinan ASN (Aparatur Sipil Negara) Kota Serang sekarang ini sangat kurang, saya punya pengalaman ingin bertemu dengan kadis waktu itu, ternyata sesampainya saya di kantor dinas tersebut masih kosong dan baru datang jam 9, perlu ada kedisiplinan untuk ini.     

Kota Serang, dengan usia yang sudah 10 tahun kini, apa harapan Bapak untuk Kota Serang lima tahun Kedepan baik dari pemerintahnya juga masyarakatnya?

Warga Kota Serang disiplin, harus taat hukum, dan harus dibarengi dengan  pemerintahnya harus tegas, yang saya maksud disini adalah masyarakat harus paham aturan yang telah dibuat oleh pemerintah dan pemerintah harus memfasilitasi, dan mampu mengayomi masyarakat, namun juga tegas tehadap aturan yang berlaku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here