Peta Karya Dukung KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih 80 Persen

Centralnews  – Tangerang, Komunitas Pemuda Tangerang Berkarya (Peta Karya), mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang, untuk mensukseskan target jumlah pemilih sebesar 80 persen dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang.

“Kami akan konsolidasi ke semua jaringan komunitas Peta Karya di 29 Kecamatan, bahwa pentingnya  kesadaran masyarakat untuk datang ke TPS pada saat pencoblosan,” kata Ketua Umum Peta Karya, Rusdi Mustofa

Menurut Rusdi, masyarakat harus berpartisipasi memberikan suaranya, sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah.

“Dengan semangat untuk  datang ke TPS dan memberikan suaranya, berarti masyarakat telah mendukung dan berperan serta dalam pembangunan di wilayahnya,” ujar Rusdi.

Ia juga berharap, masyarakat Kabupaten Tangerang, tidak golput dan memberikan hak suranya dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, yang sebentar lagi akan dilaksanakan.

“Semua parpol mendukung pasangan Zaki dan Romli. Ini adalah bentuk pengakuan publik yang di reprentasikan oleh perwakilannya di DPRD Kabupaten Tangerang, dan membuktikan bahwa Bupati Zaki, sukses menjalankan roda pemerintahan dengan segudang prestasi yang di perolehnya, jadi masyarakat harus datang dan memberikan amanah berkelanjutan kepada pak Zaki,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPUD Kabupaten Tangerang Jamaludin mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan berbagai cara untuk meningkatkan target jumlah pemilih sebesar 80 persen dalam Pilkada serentak 2018 ini.

“Berbagai sosialisasi kepada pemilih pemula dilakukan agar tingkat partisipasi meningkat,” katanya.

Ia menjelaskan, Pilkada 2018 diharapkan partisipasi bertambah terutama bagi pemilih berusia di atas 17 tahun, dan berharap agar mereka melakukan perekaman data untuk pembuatan e-KTP yang merupakan salah satu persyaratan mengikuti Pilkada.

Sedianya, untuk meningkatkan partisipasi, KPUD dan Pemkab Tangerang telah melakukan sosialisasi di Kantor Kecamatan Balaraja dengan melibatkan DPRD setempat sebagai wakil warga.

KPU juga berharap, masyarkat untuk menghindari politik uang yang dilontarkan tim sukses dan calon tertentu dengan iming-iming menggiurkan.

Sesuai aturan, pemberi dan penerima dapat dikenakan sanksi pidana dalam Pilkada, sehingga politik uang harus dihindari. (Mad/Yan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here