BNN Banten Musnahkan 1 Kg Sabu

Centralnews – Kota Serang,  Badan Narkotika Nasional (BNN)  Provinsi Banten hari ini memusnahkan barang bukti sabu dari pengungkapan peredaran sabu –  sabu di kawasan balaraja Tangerang dari tersangka YAW, SB dan G yang di kendalikan dari dalam lapas Jambe Tangerang.

Pemusnahan kasus narkotika jenis sabu sabu dengan berat 1kg ini di lakukan BNN provinsi Banten pada 27 Desember 2017 di salah satu parkiran mall yang berada di wilayah Tangerang. Jumat 12/1/17

Brigjen Pol Muhamad Nurochman kepala BNN Banten menjelaskan dari tersangka YAW saat di lakukan penggeledahan petugas menemukan Narkotika jenis sabu sabu yang di simpan didalam tas. Selain sabu seberat 1kg petugas juga mengamankan kartu identitas pelaku berupa surat izin mengemudi, dan satu buah handphone.

Lebih lanjut Brigjen Pol Muhamad Nurochman menegaskan dari kasus sabu yang berhasil di ungkap ini, di ketahui bahwa peredaran barang haram tersebut di atur oleh  warga binaan yang berada di lapas jambe Tangerang.

“Sementara kita sedang berkoordinasi,  karena bandarnya berada didalam Lapas.  Namun sudah kita priksa dan yang bersangkutan saat ini tengah mengejalani juga kasus narkoba juga” ungkapnya.

BNN Provinsi Banten menduga jaringan dari pengedar sabu yang berhasil di ungkap ini memiliki jaringan yang lebih besar,  mengingat jenis sabu yang berhasil diamankan memiliki kemasan yang sama dengan kemasan kasus sabu yang berhasil di amankan di Hotel Mandalika Anyer beberapa waktu yang lalu.

Maka dari itu, lanjut Brigjen Pol Muhamad Nurochman akan berkoordinasi dengan badan narkotika pusat,karena menurut pemeriksaan sementara kasus ini melakukan transaksi antar jaringan di lapas tangerang dan kemungkinan besar lapas yang berada di Jakarta.

“dari bandar yang kemaren kita periksa di Lp,  kasus ini mengarah ke jaringan antar Lapas” tuturnya.

Sementara itu kemasan yang kelihatanya mirip dengan sabu satu ton yang berhasil di amankan di Hotel Mandalika Anyer beberapa waktu yang lalu,  kemudian hasil dari koordinasi dengan anggota di lapangan ini kemasan dari Cina. Dan Mungkin ini sisanya yang sudah masuk tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here