Pelajar Empat Belas Tahun Asal Lebak Gagalkan Aksi Begal

Foto : centralnews

Centralnews – LEBAK,  Telah terjadi aksi begal berupa kendaraan berupa Roda Dua Merk Honda Beat dengan korban pelajar atas nama Rino Saputra bin Supardi. Usia nya baru empat belas tahun, lokasi begal tersebut terjadi di Kampung Cingagoler Tengah Rt.04 Rw.05 Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Lebak.

Menurut  keterangan pelaku, Fransisko bahwa aksi begal di wilayah Lebak Selatan Panggarangan ini sudah terjadi sebanyak empat kali, hal ini disampaikannya pada Senin, (12/02/2018).

Kronologis dalam peristiwa itu ketika Rino pulang dari sekolah sekira  jam 12.30 WIB menuju rumahnya di Kampung Cingagoler Tengah, namun setibanya di tanjakan Kiray yang terletak di n Kampung Cingagoler. Korban telah dipepet oleh kedua pelaku yang menggunakan kendaraan roda dua dengan merk Honda Beat dan kemudian pelaku menodongkan pisau ke arah korban. Kemudaian memukul Korban sehingga korban berhenti dan selanjutnya pelaku mengambil alih dengan membawa motor korban kearah jalan raya.

Kebetulan di belakang korban melintas teman sekolahnya yang bernama Boby. Kemudian korban dan saudara Boby mengejar pelaku yang berlari ke arah Malingping sambil berteriak jika ada begal yang telah mengambil kendaraannya.

Dengan teriakannya masyarakat kampung Lampe Copong ikut melakukan pengejaran terhadap pelaku begal tersebut bahkan sempat di hadang oleh mobil Lurah Karang Kamulyan, Mulyadi. Akan tetapi pelaku berhasil melolos kan diri dan melaju ke arah perbukitan dan sawah.

Foto : centralnews

Kemudian ratusan  masyarakat kampung Cidahu bergabung dengan kampung Cingagoler dan Kampung Karangkamulyaan melakukan pengejaran dan pengepungan terhadap pelaku pembegalan tersebut,sekira jam 13.30 WIB.

Dari upaya pengejaran dan pengepungan masyarakat, satu pelaku berhasil di tangkap dan dibawa ke Puskesmas panggarangan untuk mendapatkan pertolongan medis dengan mendapatkan jahitan di kepala sebanyak 17 jahitan dan selanjutnya di amankan ke Polsek Panggarangan.

Selanjutnya sekira jam 13.45 WIB pelaku kedua turut berhasil diamankan oleh masyarakat dan selanjutnya di evakuasi menuju Kampung Lampe Copong. Pada saat dalam perjalan evakuasi tersebut pelaku mendapat aksi  kekerasan dari masyarakat yang jumlahnya ratusan.

Sekira pukul 15.30 WIB pelaku kedua berhasil di evakuasi dengan menggunakan kendaraan roda empat milik warga sekitar untuk selanjutnya di bawa ke Puskesmas Panggarangan untuk mendapatkan pertolongan medis karena di bagian kepala dan kening terdapat luka terbuka akibat hantaman benda tumpul.

Setibanya di halaman Puskesmas Panggarangan dan masih di atas kendaraan pelaku di cek denyut nadinya oleh petugas kesehatan Puskesmas Panggarangan dan di pastikan pelaku sudah meninggal dunia.

Pelaku pertama yang beridentitas Fransisko yang berusia 25 tahun berdomisili di Kampung BK 10 Desa Gumawang,  Kabupaten Gumawang Timur, Kecamatan Paku Timur, Palembang.

Pelaku kedua yakni Muswanto yang berusia 27 tahun, yang berdomisili di Kampung Giri Mulyo Desa Gimawang, Kecamatan Paku Timur, Kabupaten Gumawang Timur, Palembang telah tewas ditempat kejadian.

Saat ini kepolisian setempat telah melakukan tindakan dengan mendatangi TKP serta mengevakuasi Pelaku,  “ Mengamankan Barang bukti (BB), lidik lanjut dan pulbaket.” Tutupnya (Andri/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here