Tolak UU MD3, GMNI Kota Serang Gelar Aksi Tutup Mulut

Centralnews – Serang, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Serang melakukan aksi tutup mulut terkait penolakan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (RUU MD3) di depan Kampus UIN Serang, Selasa, 13/02/2018.

Salah satunya terkait Pasal 122 huruf K yang disahkan oleh DPR di Senayan kemarin, Senin,12/02/2018.

Dalam Pasal 122 huruf K berbunyi “Mahkamah kehormatan dewan (MKD) bertugas mengambil langkah hukum dan atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR”. Aturan ini semakin tidak menunjukkan perlindungan terhadap warga negara yang melakukan kontrol terhadap DPR.

Adnan Fatoni Ketua Korlap aksi mengatakan, “kami menolak pengesahan UU MD3, kami bebas bersuara untuk negeri kami (Indonesia), sebagai negara demokrasi pancasila, negara Indonesia memberikan kemerdekaan untuk mengeluarkan pendapat bagi warga negaranya, hal ini sudah jelas di tegaskan dalam UU 1945 (Amandemen) pada pasal 28e ayat 3″. Kata Adnan .

Dengan adanya pasal 122 huruf K Adnan juga menjelaskan,” pasal tersebut jelas-jelas sangat mengkebiri rakyat dalam mengemukakan pendapatnya, sebagaimana yang telah di atur pada UU no 9 tahun 1998 yang berbunyi, semua orang berhak menyampaikan pendapatnya baik secara lisan atau tulisan”. Lanjut korlap GMNI

Dengan adanya aksi tutup mulut yang diikuti puluhan mahasiswa GMNI di depan kampus UIN kota Serang membuat kemacetan sepanjang jalan Jendral Sudirman, kemacetan tersebut tidak bisa dihindari lantaran tidak ada pihak aparat kepolisian yang terjun dalam penanganan lalu lintas dan penjagaan dalam aksi tersebut. (Oki/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here