Cerita SBY Berdiskusi Utang Dengan Jokowi 

Centralnews – Cilegon, (22/04/18) SBY mengaku pernah berdiskusi dengan Jokowi, untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Mengingat, tahun ini sedang berlangsung pilkada serentak 2018 dan memasuki tahapan pemilu 2019.

Salah satunya, bagaimana mengatur utang negara, agar tidak terlalu tinggi dan berlebihan, “utang itu tidak salah, asalkan digunakan untuk pembangunan, sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat, memajukan ekonomi dan utang itu jumlahnya tidak boleh berlebihan,” kata SBY, saat berdialog dengan ulama dan santri di kota Cilegon, Banten, Minggu (24/04/2018).

Diakui SBY, diskusi itu terjadi di sela-sela berlangsung nya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Demokrat di Sentul, Bogor, Maret lalu.

Dia bercerita kalau pernah melunasi utang Indonesia ke IMF, sejak menjabat Presiden ke-6 di tahun 2004. Jumlah utangnya mencapai 54 persen dibandingkan pendapatan asli nasional.

Loading...

Dengan kebijakan mengurangi subsidi untuk BBM dan lainnya. SBY memilih memberi Bantuan Langsung Tunai (BLT), yang saat itu banyak ditolak. Hingga hasilnya, utang Indonesia tersisa 24 persen dari pendapatan nasional.

“Sekarang saya dengar (utang) mencapai 30 persen dibandingkan pendapatan negara. Apalagi ekonomi kita sedang lemah, pertumbuhan ekonomi kita lima persen,” jelasnya. (Yandhie/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here