Selain Tuntutan Bui, Hak Politik Walikota Cilegon Juga di Cabut

Tb Iman Ariyadi, Walikota Cilegon non aktif.

Centralnews – Serang, Selain di tuntut sembilan tahun kurungan penjara dan denda Rp 275 juta, pencabutan hak politik pun diberikan kepada Tb Iman Ariyadi, Walikota Cilegon non aktif, lantaran dirinya menggunakan kekuasaannya sebagai Walikota Cilegon, untuk meminta uang sejumlah Rp 1,5 miliar, dalam mengurus izin amdal Transmart.

“Menjatuhkan hukuman tambahan kepada terdakwa, berupa pencabutan hak untuk dipilih dan jabatan publik selama lima tahun, setelah terdakwa selesai menjalani pidana pokok,” kata Helmi Syarif JPU dari KPK, saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tidak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang, Rabu (02/05/2018).

Pencabutan hak politik akan berjalan setelah Iman Ariyadi, menyelesaikan masa kurungan penjara sembilan tahun lamanya.

Iman bahkan membawa agama dan nama tuhan nya untuk membela diri, kalau dirinya tak berniat sama sekali menerima suap tersebut.

“Dan saya menyatakan, demi Allah demi Rasullah, saya tidak pernah berniat menerima suap apapun terkait dengan soal itu (pembangunan transmart),” kata Tb Iman Ariyadi, usai menjalankan persidangan, ditempat yang sama, Rabu (02/05/2018).

Loading...

Iman dituduhkan melanggar pasal 12 point a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 (1) KUHP. (Yandhie/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here