Enon Dan Oknum Jawara dibalik Parkir Liar Pasar Rau

Centralnews – Serang,  (04/06/18) Seorang juru parkir di pinggir jalan bagian timur Pasar Induk Rau (PIR), mengaku setiap harinya harus menyetor ke oknum jawara bernama Nur Salim, sebesar Rp 25 ribu.

“Saya udah dua tahun ngurus parkir disini, (setor) ke Nur Salim, katanya pendekar disini. Saya enggak tahu (Nur Salim) setor nya kemana,” kata Enon, petugas parkir di jalan bagian timur PIR, Kota Serang, Banten, Senin (04/06/18).

Begitupun untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan buah-buahan, yang jaraknya hanya beberapa meter dari Enon menjaga parkirannya.

“Disini bayar Rp 20 ribu/harinya. Kalau di dalam kan mahal. Maklum pedagang kecil,” kata pedagang yang enggan disebutkan namanya, Senin (04/06/18).

Loading...

Perilaku dugaan premanisme oleh oknum jawara di Bumi Jawara ini, di akui oleh Ketua DPRD Kota Serang, menyebabkan kesemrawutan PIR. Seperti kemacetan dan penumpukkan sampah.

Pihaknya mengaku akan segera menindaklanjuti temuan itu. Karena, seharusnya pinggir jalan tidak dijadikan lahan parkir dan bahu jalan  peruntukannya bukan untuk para pedagang.

“kita akan tindak lanjuti Kadishub, pengelola parkir di pinggir jalan, resmi atau tidaknya. Menurut pengakuan dari pedagang, memberikan uang atas mereka diberikan kesempatan di pinggir jalan,” kata Namin, saat meninjau PIR, di Kota Serang, Senin (04/06/18). (Yandhie/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here