KPU Pandeglang Sebut Kinerja Pantarlih Masih Terbatas

Centralnews

Centralnews – Pandeglang, Uji publik yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang pada beberapa hari lalu, telah menemukan lebih dari 600 warga Pandeglang belum terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS). Uji publik dilakukan KPU Pandeglang merupakan upaya untuk memastikan hasil dari uji publik yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“PPK, PPS sudah melakukan uji publik sudah terjun ke lapangan sebelum kami (KPU Pandeglang, pen) turun dan sudah melakukan uji publik DPS ke RT dan RW. Sebenarnya masa tanggapan masyarakat ini sudah selesai pada tanggal 8 Juli kemarin tetapi kami meyakini ada banyak pemilih yang belum masuk di DPS,” terang Ketua Divisi Program dan Data KPU Pandeglang Andri.

Ia menambahkan, dari hasil uji publik ditemukan sekitar 617 warga yang belum terdaftar di DPS. Ratusan warga tersebut tersebar di 13 kecamatan yang dijadikan sampel oleh KPU Pandeglang, ratusan warga tersebut terdiri dari pemilih pemula dan warga yang sudah pindah domisili kemudian kembali tinggal ke daerah itu.

“Kami crosscheck, kesesuaian antara DPS hasil pleno dengan DPS yang sudah diumumkan, kami juga crosscheck sudah sejauh mana tanggapan masyarakat setelah uji publik dan ternyata ditemukan banyak juga, dari 13 kecamatan itu ada sekitar 617 warga yang belum masuk kedalam DPS terdiri dari pemilih pemula, ada yang sudah pindah terus berdomisili kembali kesana. Ratusan warga itu masuk dalam form A1KWK atau formulir tanggapan masyakat, nanti itu yang akan dijadikan dasar perbaikan pemilih,” bebernya.

Ia mengakui, Panitia Pendaftaran Pemilih (Pantarlih) memiliki keterbatasan dalam melakukan pencocokan dan penelitian (coklit). Selain itu, dari 35 kecamatan yang ada di Pandeglang, hanya 13 kecamatan yang dijadikan sampel untuk dilakukan uji publik.

“13 kecamatan sebagai sampling, kadang memang Pantarlih dalam melakukan Coklit terbatas,” bebernya. (Yusuf/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here