Mahasiswa Desak KPK Selesaikan Kasus TPPU dan Memiskinkan TCW

Aksi teatrikal yang dilakukan mahasiswa sebagai simbol kebebasan Wawan meski berada di dalam penjara namun tetap dapat mengontrol berbagai proyek startegis yang berada di pemerintahan. Jumat (27/7/18).

Centralnews – Serang, Tuntut penyelesai kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Tubagus Chaeri Wardana,  Komunitas Soedirman (KMS 30) lakukan aksi damai di depan kampus UIN Banten.

“Mendesak KPK untuk menyelesaikan proses TPPU yang selama ini mangkrak, karena sudah empat tahun lebih tidak ada kejelasan,  maka masyarakat Banten meminta dan berhak menuntut KPK untuk segera menyeselaikan,” tegas Fakih Hilmi koordinator aksi.

Diketahui pada akhir tahun 2013 Ialu RAC danTCW di tangkap oleh KPK lantaran terjerat kasus korupsi suap. Yakni alkes dan dana hibah. selain itu dugaan KPK terkait TCW yang melakukan kasus TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) ini belum terusut tutas, pasalnya sangkaan Tindak Pidana Pencucian Uang TCW telah di umumkan KPK pada 10 Januari 2014. Saat itu penyidik KPK masih meneliti sekitar 1200 paket pekerjaan dari 300 perusahan yang diduga digunakan TCW untuk menggarap berbagai proyek di Banten. Namun sampai hari ini kasus TPPU TCW masih dalam proses penyidikan sehingga tidak ada perkembangannya.

“KPK harus membuat tim khsus untuk mengawal kasus TPPU, karena setiap hari laporan korupsi di Indonesia itu sangat banyak sehingga akan terakumulasikan dan terabaikan kasus TPPPU dengan tersangka Wawan.”  Lanjutnya.

Selain mendesak KPK menyelesaikan kasus TPPU dan membentuk tim khusus, mahasiswa juga menilai TCW masih berperan dalam berbagai proyek stategis di Pemerintahan Provinsi Banten. Dengan bukti para pengusaha dan birokrasi yang masih sering mengunjungi Wawan di Lapas Sukamiskin.

Loading...

Mahasiswa juga melakukan Aksi teatrikal sebagai simbol kebebasan Wawan meski berada di dalam penjara namun tetap dapat mengontrol berbagai proyek startegis yang berada di pemerintahan, aksi teatrikal di gambarkan dengan orang yang berada di dalam krangkeng masih mengikat dua orang yang berada di luar penjara sebagai kacung untuk mengatur berbagai kepentinganya di luar.

Lima tuntutan mahasiswa dalam aksinya antara lain mendorong KPK  untuk mempercepat proses penyelesaian kasus TPPU yang di lakukan TCW,  kedua usut tuntas pihak pihak yang menerima TPPU dari TCW,  kemudian KPK harus menyita kekayaan Wawan yang di dapat dari hasil korupsi atau garis besarnya di miskinkan,  ke empat mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur Banten agar menindak pegawai yang terindakasi menjadi kaki tangan TCW dan terakhir mendorong KPK agar membuat tim khusus untuk menyelesaikan penyidikan kasus TPPU TCW. (Mamo/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here