Dilarang Bawa Pacar,  PRT di Cikande Bunuh Anak Majikanya Dengan Cara Memasukan Kedalam Ember

Tidak terima di tegur majikanya karena suka membawa pacar kerumah, pembantu rumah tangga di perumahan taman griya Cikande Serang banten membunuh anak majikanya dengan cara memukul dan memasukan ke embar kamar mandi.

Centralnews – Kab.Serang, Tidak terima di tegur majikanya karena suka membawa pacar kerumah, pembantu rumah tangga di perumahan taman griya Cikande Serang banten membunuh anak majikanya dengan cara memukul dan memasukan ke embar kamar mandi.

Kejadian keji pembunuhan anak di bawah umur oleh pembantu rumah tangga terjadi di perumah taman griya cikande pada selasa 31 juli pagi hari. Pembunuhan yang di lantar belakangi dendam tersebut di lakukan SA (25 tahun) janda anak satu tersebut di karenakan sang majikan selalu melarang dirinya membawa pacar kerumah tempat dia kerja.

“di latar belakangi dendam karena pelaku di larang oleh majikan (ibu korba) agar tidak membawa pacar saat bekerja, sesaui dengan perjanjian, karena hal tersebut dan sang anak selalu rewel maka aksi tersebut terjadi setelah kedua orang tuanya bekerja” jelas AKBP Indra Gunawan Kapolresta Serang. Rabu (01/08/18)

Akbp Indra Gunawan Kapolres serang banten saat menggelar expos kasus pembunuhan anak oleh pembantu rumah tangga yang terjadi di perumahan griya cikande pada 31 juli, menyampaikan dari keterangan pelaku, pembunuhan di lakukan karena di latar belakangi oleh dendam dirinya kepada majikan perempuan karena di larang membawa pacar ke rumanya. Aksi pelaku sudah di rencanakan sebelum ibu dan ayah korban berangkat kerja pada  selasa 31 agustus pagi hari.  Setelah kedua orang tua korban bekerja pelaku memulai aksinya dengan cara memukul bagian belakang kepada dan punggung RA sebelum memasukan ke dalam ember kamar mandi.

“niat pelaku sudah di rencanakan pada pagi harinya (31/08/18) sebelum kedua orang tua korban berangkat kerja, setelah kedua orang tua bekerja pelaku menghabisi RA (3 tahun) dengan cara memukul bagian belakang kepala korban sebanyak 3 kali kemudian memasukan kedalam ember kamar mandi yang berisi air sebanyak 50cm dalam keadaan masih hidup”

Loading...

Pelaku memasukan RA 3 tahun tersebut kedalam embar kamar mandi dengan kondisi korban masih hidup.  Setelah melakukan aksi kejinya pelaku meninggalkan rumah korban sekitar pukul 10:00 wib keterang tersebut di perkuat oleh saksi bahwa pelaku meninggal rumah korban sekitar pukul 10:00 dengan terburu buru. Lanjut Akbp Indra Gunawan saat menggelar expose kasus.

Setelah melakukan aksinya pelaku meninggalkan rumah korban sekitar jam 10:00 wib dengan terburu buru,  saat meninggalkan rumah pelaku sempat di pergoki oleh ibu RT, dan saat di tanya mau kemana pelaku beralasan hanya pergi sebentar dan RA (korban) sedang dengan omnya”

Atas aksi kejinya tersebut Pelaku akan di jerat dengan pasal berlapis yakni undang undang perlindungan anak pasal 80 junto 339 dan 340 KUHP dengan ancaman seumur hidup paling ringan 20 tahun penjara.

Pelaku berhasil di tanggkap Oleh krimsus dan petugas polsek Cikande sekitar pukul 01:00 wib dini hari di saung di kampung hilir cikande pada malam hari setah kejadian tandas Akbp Indra Gunawan. (Mamo/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here