Pemkab Pandeglang Cegah Penggunaan Fasum Untuk Kepentingan Politik

 Indah Dinarsiani Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pandeglang.

Centralnews –  Pandeglang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menilai banyak momen-momen yang awalnya memberikan pelayanan kepada masyarakat tetapi sudah ditunggangi oleh kepentingan politik, seperti ceramah-ceramah bernuansa politik di tempat ibadah. Kamis (2/8/18).

Hal demikian dikatakan Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pandeglang Indah Dinarsiani.

Selain tempat-tempat ibadah, kegiatan-kegiatan politik juga terkadang menggunakan fasilitas umum (Fasum) seperti Alun-alun dengan memanfaatkan momen Hari Bebas Kendaraan atau Car Free Day (CFD). Namun, hingga saat ini, Pemkab Pandeglang belum mempunyai payung hukum.

“Belum ada payung hukum tentang Car Free Day karena belum memiliki lokasi yang segar sehingga Car Free Day yang selama ini dilakukan di Alun-alun Pandeglang hanya inisiatif masyarakat untuk mengisi akhir pekan,” jelasnya.

Ia menegaskan, pemkab terus berupaya menutup celah atau mencegah bahkan pembatasan gerak dan mengantisipasi adanya kepentingan politik praktis di Pandeglang menggunakan fasilitas umum termasuk Masjid dan Alun-alun.

Loading...

“Upaya pencegahan dilakukan untuk memanfaatkan fasilitas umum yang ditunggangi kepentingan politik,” tukasnya. (Yusuf/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here