Polisi Selidiki 16 Pelajar Tangsel Yang Terlibat Tawuran

Centralnews – Tangerang Selatan, Polisi telah mengetahui identitas para pelajar yang membawa senjata tajam (sajam) saat tawuran di depan Taman Tekno, Jalan Raya Puspitek, Setu, Tangsel, Selasa (31/07/18).

Mereka berjumlah 16 orang yang berasal dari Sekolah SMK Bhipuri Serpong dan SMK Sasmita Jaya Pamulang.

“Kita sudah menemukan hampir seluruh pelajar yang membawa sajam saat tawuran. Ada 16 orang,” jelas Kasat Reskrim Polres Tangsel Alexander Yorikho, Kamis (02/07/18).

Saat ini mereka tengah menjalani pemeriksaan di Polres Tangsel. Namun polisi belum menemukan pelaku yang melakukan penusukan terhadap Ahmad Fauzan, pelajar kelas 3 di SMK Sasmita Jaya, yang saat ini dirawat di RSCM karena kondisinya kritis. “Belum itu, masih kita selidiki,” ungkap Alexander.

Loading...

Seperti diketahui, puluhan pelajar yang terlibat tawuran dari dua sekolah yakni SMK Sasmita Jaya Pamulang dan SMK Bhipuri terjadi di depan Taman Tekno, Selasa (31/07/18) lalu.

Selain menggunakan batu, dua kelompok pelajar itu juga membawa beragam senjata tajam.

Akibat tawuran itu, Ahmad Fauzan, pelajar kelas 3 di SMK Sasmita Jaya, Pamulang mengalami luka serius dikepala. Senjata tajam sejenis pedang tertancap dipipi kirinya. Bahkan tim medis di RS Hermina, Serpong tidak bisa melakukan tindakan medis karena keterbatasan perlengkapan medis. Korban kemudian dirujuk ke RSCM Jakarta. (Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here