BPOM RI Sita Ribuan Kosmetik & Obat Tradisional Ilegal Senilai 41,5 Miliar

Kepala BPOM RI Hendri Siswandi

Centralnews – Serang, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) bersama dengan Polda Banten berhasil menggerebek tiga gudang kosmetik ilegal di kawasan Pergudangan Surya Balaraja Barat, Tanggerang, Senin (06/08/2018) kemarin.

Dari hasil temuan tersebut BPOM RI menemukan 3.830 tong bahan baku, berupa bahan dasar krim, ribuan item produk jadi kosmetik ilegal yang sudah kadaluarsa dan ribuan obat tradisional yang mengandung BKO serta 148 rol bahan kemasaan primer kosmetik .

“Temuan ini merupakan hasil pengembangan BPOM RI dari kasus temuan kosmetik ilegal di Jakarta yang berlokasi di kawasan Kapuk Muara Jakarta Utara,” Kata Kepala BPOM RI Hendri Siswandi pada press reales di Balai POM Serang, Selasa (07/08/2018).

Temuan dari hasil penggerebekan

Hasil sitaan tersebut mencapai harga yang fantastis bahkan yang terbesar selama BPOM RI menggerebek bahan ilegal, “ini penemuan yang terbesar, senilai 41,5 Miliar rupiah,” lanjut Hendri.

Untuk saat ini BPOM RI bersama Polda Banten telah mengamankan 2 orang penjaga gudang untuk di interograsi lebih lanjut, atas penemuan ilegal ini para pelaku akan dijerat pasal 196 dan 197 UU no. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan pasal 62 UU no dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara serta denda sebesar 1,5 miliar rupiah, 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun serta denda 2 miliar rupiah. (Oki/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here