Bupati Pandeglang Sebut Olahraga Tradisional Kurang Diminati Lagi

Olahraga Tradisional tarik tambang.
Centralnews – Pandeglang, Olahraga tradisional merupakan cabang olahraga bernuansa lokal yang menunjukkan jati diri kebudayaan suatu bangsa dan merupakan kekayaan budaya dari warisan leluhur sehingga harus dilestarikan.
Demikian hal tersebut dikatakan Bupati Pandeglang Irna Narulita saat membuka Festival Olahraga Tradisional Piala Bupati Tingkat Kabupaten Pandeglang Tahun 2018, di Alun-alun Pandeglang, (8/8).
Menurutnya, olahraga tradisional juga merupakan bagian dari olahraga kreasi yang telah dimainkan para pendahulu pada masa lalu di seluruh pelosok nusantara, tetapi seiring dengan perkembangan zaman, olahraga tradisional sudah mulai berangsur-angsur hilang.
“Untuk itu, olahraga tradisional ini harus dilestarikan, karena dikalangan anak anak, remaja bahkan orang dewasa, olahraga tradisional sudah sangat awam dan kurang diminati lagi. Padahal olahraga tradisional memiliki nilai luhur yang perlu diwariskan kepada generasi muda, dalam memperkuat kebersamaan dan pemersatu bangsa,” bebernya.
Sementara itu, Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat (Formi) Kabupaten Pandeglang Yangto menuturkan, Festival Olahraga Tradisional (FOT) Piala Bupati tingkat Kabupaten Pandeglang ini merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya khususnya olahraga tradisional.
“Permainan tradisional yang diperlombakan kali ini diantaranya olahraga tradisional egrang, terompah panjang, balap karung, tarik tambang, dagongan, gobak sodor dan hadangan yang di ikuti oleh para pelajar tingkat SMP dan masyarakat umum”, katanya. (Yusuf/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here