Perbaiki Kinerja, Sekda Pandeglang Ancam Pangkas TPP ASN

Kegiatan Sosialisasi Finger Print yang bertempat di Aula BKD. Kamis (9/8/18)
Centralnews – Pandeglang, Semua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang wajib mengisi daftar hadir pada setiap hari kerja dengan menggunakan sistem daftar hadir elektronik (Finger Print) di tempat kerja masing-masing.
Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Fery Hasanudin saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Finger Print yang bertempat di Aula BKD, Kamis (9/8/18).
Ia menambahkan, ASN yang mendapat Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), disamping harus menggunakan Finger Print sebagai daftar hadir kerjanya, juga harus membuat laporan capaian kinerja harian.
“Hal tersebut tentunya bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan disiplin di kalangan ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat”, sambungnya.
Pemberian tambahan penghasilan pegawai, lanjut Fery, diberikan kepada ASN sesuai dengan beban kerja bagi para ASN. Pemberian tambahan penghasilan ini harus diimbangi dengan kinerja yang baik.
“Buat apa diberikan tunjangan besar jika tidak ada perbaikan kinerja disiplin dan pelayanan bagi masyarakat. Jika memang ditemukan ASN yang tidak memenuhi standard kompetensi tersebut, tentunya kami akan berikan sanksi tegas, berupa pemotongan TPP,” bebernya.
Sementara  itu, Plh. Kepala  BKD Undang Suhendar menyampaikan, bahwa Sosialisasi tentang disiplin kehadiran ASN ini merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010.
“Bukti kehadiran ASN yang bekerja pada hari kerja di lingkungan Pemkab Pandeglang sudah harus dan wajib menggunakan sistem daftar hadir elektronik atau Finger Print,” pungkasnya. (Yusuf/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here