Kecewa dengan Koalisi Prabowo, PA 212 Minta PBB Tetap Gabung

Foto: net, Ketua Umum PA 212, Slamet Ma’arif.

Centralnews – Jakarta, Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra menilai partai yang dipimpinnya tidak ajak bergabung ke dalam koalisi Prabowo, hal itu membuat PBB menyatakan diri untuk bersikap netral pada Pilpres 2019. Namun, PA 212 yang tetap ingin PPB bergabung untuk mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Kita doakan semoga bisa secepatnya tergabung,” kata Ketum PA 212 Slamet Ma’arif.

Slamet mengatakan, untuk merangkul PBB, dirinya menyebut akan segera dilakukan pembicaraan antar sekjen partai dalam waktu dekat.

“Akan segera dikomunikasikan antar sekjen,” lanjutnya.

Selain itu, Slamet menyebut Habib Rizieq Syihab mengimbau agar Gerindra, PKS, PAN, PBB bisa berkoalisi di Pilpres 2019 yang disampaikan kepada Wasekjen Gerindra Andre Rosiade saat dihubungi.

Loading...

“Tadi malam jam 21.30 waktu Mekah saya bertemu Habib Rizieq di rumah beliau. Dalam pertemuan malam tadi, HRS memberikan imbauan agar Gerindra, PKS, PAN, PBB bisa berkoalisi di Pilpres 2019,” tutur Andre, Kamis (22/3/2018).

Andre Rosade menyampaikan, Rizieq akan menyerukan kepada umat islam untuk memberikan dukungan penuh bila pembentukan 4 partai koalisi itu terwujud.

“Apabila koalisi Gerindra, PKS, PAN, PBB ini bisa terwujud, Habib Rizieq akan mengajak seluruh umat Islam dan keluarga besar Alumni 212 untuk mendukung koalisi ini dalam Pilpres 2019,” terang Andre seperti dilansir dari Detikcom. (Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here