Agar Lebih Efisien, Bank Banten Lakukan Terobosan Dalam Optimalisasi Jaringan Kantor

Centralnews – Serang, PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (Bank Banten) terus melakukan terobosan untuk melayani nasabah salah satunya adalah dengan melakukan optimalisasi jaringan kantor.

“Terobosan ini merupakan salah satu strategi kami untuk mengurangi beban biaya operasional karena jaringan kantor Bank Banten yang sudah tidak produktif kami tutup dan lebih fokus di wilayah Banten” jelas Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa di Serang, Rabu (21/08/18).

Optimalisasi jaringan kantor ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan fokus bisnis perusahaan yaitu melayani Pemerintah Provinsi/Kota/Kabupaten, Aparatur Sipil Negara (ASN), kontraktor yang menangani proyek-proyek Pemerintah dan nasabah UMKM sesuai dengan fungsinya sebagai Bank Pembangunan Daerah.

“Sejak 2016 hingga saat ini kami dipercaya untuk mengelola Kas Daerah milik Pemerintah Provinsi Banten, selain itu kami juga ditunjuk menjadi Mitra Layanan Pensiun oleh PT Taspen (Persero) untuk menyalurkan Pembayaran Tabungan Hari Tua, Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian Melalui Rekening Bank” ujar Fahmi.

Loading...

Menurut Fahmi hingga Juli 2018 Bank Banten memiliki jaringan kantor yang terdiri dari  26 Kantor Cabang, 11 KCP, 4 Kantor Kas, 1 Payment Point didukung dengan 5 Smartvan dan 141 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari jaringan kantor tersebut sebanyak 20 kantor berlokasi di Banten sebagai bentuk komitmen manajemen untuk memajukan perekonomian daerah Banten.

“Komitmen kami untuk membuka kantor di wilayah Banten sudah dimulai sejak 2016 yaitu ketika kami harus mempersiapkan infrastruktur pasca akuisisi yang dilakukan oleh Pemprov Banten” jelas Fahmi.

Sebagai  konsekuensi  dalam  optimalisasi  jaringan  kantor  tersebut,  maka  beberapa  pegawai di  luar  wilayah  Banten  kami  kurangi, tetapi  kemudian  untuk  mengisi  SDM  kami  rekrut pegawai  yang  berdomisili  di  daerah  Banten  yang  merupakan  putra putri daerah dari lulusan universitas  terbaik  di  Banten”  jelas  Fahmi.

Jumlah  pegawai  Bank  Banten  per  Juli  2018 adalah  sebanyak  1.081  karyawan  berkurang  apabila  dibandingkan  dengan  Juni  2017 seban yak  1.539  karyawan.

“Hasil  dari  pembukaan  kantor  cabang  di  beberapa  wilayah  di  sekitar  Banten  adalah peningkatan pendapatan  bunga  yang  didapat  dari  penyaluran  kredit  dari  cabang Cabang  yang  berada  di  wilayah  Banten  berkontribusi  sebesar  40%  dari cabang. total  pendapatan bunga ”  jelas  Fahmi.

Pada  Juni  2018  terdapat Rp.263,38  milyar  naik  sebesar peningkatan  pendapatan  bunga  sebesar 1,98%  dibandingkan  Juni  2017  yaitu  sebesar  Rp.258,28  milyar.

“Dengan  adanya  terobosan  ini,  kami  harapkan  dapat  memberikan  layanan  yang  maksimal kepada  nasabah  karena  dengan  komposisi  saat  ini  Bank  Banten  lebih  ramping  dan  harapan kami  bisa  lebih  efisien.  Strategi  ini  diambil  karena  kami  ingin  meningkatkan  kepercayaan dari  masyarakat,  nasabah,  pemegang  saham  dan  seluruh stakeholder untuk  bersama sama membangun  Banten  dan  meningkatkan  perekonomian  dan  kesejahteraan  di  wilayah  Banten sesuai  dengan  visi  dan  misi  perusahaan,”Tutup Fahmi. (Sis/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here