Peremajaan Kelapa Sawit di Pandeglang Ditargetkan Seluas 1.580 Hektar

Centralnews – Pandeglang,  Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI akan melakukan Replanting (Peremajaan Kelapa Sawit) di seluruh wilayah Indonesia, program tersebut dalam rangka pengembangan usaha perkebunan Kelapa Sawit yang lebih efisien dan berkelanjutan dengan target nasional seluas 185.000 hektar sementara di Kabupaten Pandeglang ditarget oleh Kementan RI seluas 1.580 hektar.

Hal tersebut terungkap pada Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat (PSR) yang mengusung tema “Dengan Pengelolaan Kebun yang Baik, Pekebun Maju dan Sejahtera Dinas Pertanian Pandeglang”.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Pandeglang Budi Januardi mengatakan bahwa Kementan RI akan melakukan peremajaan Kelapa Sawit di seluruh wilayah nusantara.

“Capaian target nasional seluas 185.000 hektar, sedangkan Pandeglang sendiri ditarget oleh Kementerian Pertanian untuk peremajaan Kelapa Sawit tersebut seluas 1.586 hektar,” jelasnya, di Hotel S’Rizki Selasa, (28/8).

Loading...

Ia menerangkan, Kabupaten Pandeglang memiliki luasan perkebunan kelapa sawit seluas 2.774 hektar yang tersebar di beberapa Kecamatan diantaranya Cikeusik, Cibaliung, Munjul dan Kecamatan Angsana.

“Dalam peremajaan Kelapa Sawit, para petani akan mendapatkan bantuan sebesar 25 juta per hektar, nominal tersebut diperuntukan untuk upah tenaga kerja dan pengelolaan, baik sarana dan prasarana peremajaan kelapa sawit, tentunya ada persyaratan yang harus dilengkapi bagi para petani pekebun, adapun persyaratanya yaitu eks-pirbun, bukti kepemilikan sertifikat hak milik,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Fery Hasanudin menuturkan, potensi kelapa sawit memiliki nilai tambah bagi para petani. Untuk itu, para petani harus memiliki pengetahuan teknologi pertanian, seperti bagaimana tata cara penanaman, pemupukan dan pengelolaan yang baik, petani harus mampu memiliki kemampuan itu, agar nantinya mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Program ini harus kita realisasikan, agar nantinya akan berdampak pada pendayagunaan, keberhasilan dan kesejahteraan bagi para petani,” ungkapnya. (Yusuf/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here