Pelabuhan Tikus di Banten Menjadi Jalur Narkotika Internasional

Sejumlah barang bukti Narkotika jenis Ekstasi berhasil diamankan

Centralnews – Serang, Deputi pemberantasan Badan Narkotika Nasional menilai Pelabuhan tikus yang berada pulau Sumatra dan Provinsi Banten menjadi jalur pengiriman sabu-sabu dari luar negeri.

Beberapa titik pelabuhan tikus yang kerap di gunakan para pengedar sabu sabu di antara berada di Pulau Sumatera mulai dari Banda Aceh hingga Lampung. Selain pelabuhan tikus yang berada di Pulau Sumatra, para pengedar sabu-sabu juga memanfaatkan pelabuhan tikus yang berada di Provinsi Banten.

“Jalur-jalur tikus yang ada mulai dari pantai Timur Sumatra, Aceh,  Lampung,  Kepuluan Riau (Kepri), Kalimatan bahkan sampai ke Banten,” jelas Irjen Pol Arman Depari.  Rabu (29/08/18).

Deputi Pemberantasan Irjen Pol Arman Depari menjelaskan, jalur tikus yang kerap di gunakan para pengedar obat-obat terlarang dari luar negeri ialah pelabuhan tikus yang berada di Pantai Timur Sumtera, Aceh, Lampung, Kepulauan Riau hingga ke Pulau Sumatra.

Lebih lanjut Irjen Pol Arman Depari menyampaikan, selain pelabuhan tikus yang berada di Pulau Sumtera dan Kalimatan, Daerah Banten juga menjadi titik rawan penyelundupan yaitu daerah pantai yang langsung terhubung ke Samudra Hindia. Maka dari itu, Banten juga menjadi salah satu jalur yang di gunakan para pengedar sabu-sabu dari luar negeri yang masuk ke indonesia.

Loading...

“Banten salah satu target pengiriman para pengedar dari luar negeri, di tambah banyaknya jalur tikus yang ada apalagi pantai di Banten langsung terhubung samudra Hindia,” terangnya.

Selain pengedaran sabu yang terus masuk ke Indonesia, pelabuhan tikus yang banyak di dapati di sebagian besar daerah yang berada diIndonesia belum memiliki regulasi yang jelas serta tidak adanya pejabat ataupun instansi yang berwenang untuk mengatur hal tersebut. (Mamo/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here