MPH dan Ponpes Al-Mawwadah Ciganjur Mengharapkan Politik Tahun 2019 Berjalan Damai


Centralnews – Jakarta, Dalam memperingati kemerdekan Republik Indonesia yang ke 73, Majelis Pecinta Habib bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al-Mawwadah Ciganjur dan PP Al-Khairot mengadakan Istighosah kemerdekaan dan santunan anak yatim, acara yang di gelar di halaman pondok pesantren Almawaddah Ciganjur Jakarta Selatan, Jum’at, (31/08/18).

Acara tersebut bertujuan untuk membersihkan hati dan menjernihkan pikiran serta turut berpartisipasi dalam mendinginkan suasana di masyarakat khususnya dilingkungan berbagai pondok pesantren dalam dinamika politik pilpres 2019.

Kordinator acara, Ustad Haikal mengatakan, istighosah kemerdekaan merupakan momentum penting untuk terus mengeratkan jalinan silaturahim lintas strata sosial. Ulama dan habib sebagai penjaga moralitas umat yang bisa menciptakan suasana yang aman, damai, tertib serta kondusif.

“Upaya – upaya ini adalah ikhtiar dalam mengawal perhelatan politik yang kian hari kian memanas serta tak henti-hentinya menyerukan untuk selalu mengedepankan akhlak sebagai kunci kesuksesan generasi bangsa,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Pengasuh Ponpes Al mawaddah Drs. KH. Abdillah Hasani menjelaskan, dengan masih maraknya kejadian-kejadian sekarang masih cukup banyak terjadi radikalisme, terorisme, intoleransi. Dan dalam menyongsong Pilpres dan Pemilu serentak kami berharap agar terciptanya Pemilu dan Pilpres yang damai, yang menenangkan, tanpa isu sara agar kesatuan dan keutuhan bangsa tetap terjaga.

Loading...

“Salah satunya dengan istighosah ini, mediasi untuk membersihkan diri dan mendekatkan diri pada Tuhan. Politik hanya sementara, tetapi jalinan persekawanan harus dijaga seumur hayat,” terangnya.

“Dari istighosah ini, kami berdo’a agar keselamatan, keamanan, persatuan, rahmat, rizki, dan hal lain yang positif, untuk kelangsungan bangsa Indonesia. Maraknya Hoaxs, Hatespeech, serta SARA seakan menjadi budaya politik baru dalam rangka mendapatkan kekuasaan,” tambahnya.

Sementara itu, Penceramah Agama, Habib Muhammad Ridwan Bin Al-Haddad menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi keberanian Calon Petahan, Joko Widodo yang mengambil keputusan untuk menjadi Salah satu ulama kesohor untuk menjadi wakilnya. Ini merupakan sejarah bagi bangsa indonesia.

Ia menjelaskan, Pada akhirnya, Pilpres dan Pileg 2019 akan memberikan dampak yang sangat signifikan dibawah lapisan masyarakat, entah itu negatif atau positif.

“Kami berharap Para Alim dan Ulama serta habib mampu menenangkan situasi dan kondisi masyarakat dalam menghadapi pesta rakyat 5 tahunan ini. Persatuan dan Kesatuan adalah komponen yang paling penting. Bangsa yang majemuk ini harus terus dilestarikan. Sebagai generasi muda, kami akan terus berpartisipasi secara aktif dalam mengawal serta mensukseskan Pileg dan Pilpres 2019 dengan Damai, Adil dan Maslahat untuk Umat,” pungkasnya. (Oki/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here