Ribuan Masyarakat Ramaikan Istigasah di Pandeglang

Ribuan Masyarakat Ramaikan Istigasah di Pandeglang
Centralnews – Pandeglang, Ribuan Masyarakat Ramaikan Istigasah di Pandeglang. Forum Alumni Santri Salafiyah Darul Bayan menggelar Istigasah dan Ceramah dengan mengusung tema “Melalui Doa dan Istigasah Bersama, Kita Wujudkan Rasa Syukur dan Cinta Tanah Air Menuju Indonesia Gemilang”. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan sekaligus menyambut Hari Besar Islam, Tahun Baru Islam 1440 H.
“Doa dan istigasah ini hendaknya kita lakukan tiap hari secara pribadi, mudah-mudahan kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi, bersih dari penyakit hati yang selalu menggerogoti. Pesan saya tetap jaga kondusifitas, jalin persatuan dan kesatuan sesama terutama tingkatkan sinergisitas bersama Pemerintah baik dilingkungan terkecil tempat tinggal, maupun Pemerintah Daerah, bagaimanapun Juga Pemerintah adalah umaro yang harus bersandingan dengan ulama dan masyarakat,” ujar Camat Panimbang Suaedi Kurdiatna saat menghadiri acara istigasah di halaman Pondok Pesantren Darul Bayan, Kp. Gembong Desa Mekarjaya Kec. Panimbang.
Lebih lanjut ia menambahkan, di tahun politik yang semakin mendekat, kegiatan istigasah dan ceramah kebangsaan adalah kegiatan yang tepat dilakukan.
“Masing masing dari kita harus interospeksi diri, jangan termakan rayuan setan yang menyesatkan dengan segala ambisinya. Kita selalu menunjuk hidung orang lain, merasa diri bersih, suci dan benar. Orang lain atau kelompok lain adalah salah dan hina,” imbuhnya.
Sementara itu, Tokoh NU Banten KH. Zamzami Yusuf menuturkan, tahun kemerdekaan dan tahun baru Islam berdampingan, ini mengisyaratkan bahwa kemerdekaan sesungguhnya tidak terlepas dari Islam dan Pondok Pesantren Salafiyah sebagai prajurit pengamanan kemerdekaan itu.
“Setiap tahun masyarakat Pandeglang menggelar perayaan Tahun Baru Masehi dan Tahun Baru Islam. Namun tidak sedikit pula yang merayakannya mengikuti budaya luar, saya bangga karena doa dan istigasah ini diselenggarakan untuk menyambut dan merayakan hari besar tersebut. Marwah kita sebagai umat Nabi Muhammad belum sepenuhnya pudar, saya optimis bahwa Islam akan selalu jaya dan Indonesia akan terbentengi dengan akhlak yang seperti ini,” jelasnya panjang lebar.
Kegiatan tersebut digelar hingga sekitar pukul 23.00 WIB (07/09/18) dan dihadiri sekitar 3.000 orang diantaranya Tokoh Agama Banten Abuya Muhtadi, Tokoh NU Banten KH Zamzami Yusuf, Ketua MUI Pandeglang KH Hamdi Ma’ani, Pengurus PWNU Banten KH. Khazinul Asror, dan Camat Panimbang Suaedi Kurdiatna, Ketua Yayasan Ponpes Darul Bayan Kiai Sahowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here