Kabupaten Tangerang Raih Juara I Inovasi TTG Kategori Pelajar Tingkat Provinsi Banten

Kabupaten Tangerang Raih Juara I Inovasi TTG Kategori Pelajar Tingkat Provinsi Banten

Centralnews – Tangerang,Kabupaten Tangerang Raih Juara I Inovasi TTG Kategori Pelajar Tingkat Provinsi Banten. (13/09/18) Pemanfaatan belatung lalat tentara hitam (Black Soldier Fly) untuk mengatasi permasalahan sampah organik di sekolah, dengan inventor pelajar SMP Permata Insani Islamic School Kecamatan Pasar Kemis sebagai wakil Kabupaten Tangerang, berhasil meraih juara I lomba karya inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) kategori pelajar tingkat Provinsi Banten Tahun 2018.

Pengumuman dan pemberian piala lomba serta hadiah karya inovasi TTG kategori pelajar diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, sekaligus membuka acara gelar TTG XIV tingkat Provinsi Banten di Alun-alun Kota Serang, Senin (10/9). Piala itu diterima oleh pelajar SMP Permata Insani Islamic School yaitu Nasywa Yunita Kusuma Nur’aini, Annisa Mouna Kalista dan Luthfi Nurfauzan. Sebelumnya, lomba tersebut telah dilaksanakan pada hari Senin tanggal 30 Juli 2018 di Kantor DPMD Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, perwakilan Kabupaten Tangerang dari Posyantek Kecamatan Pasar Kemis, yakni Pemanfaatan belatung lalat tentara hitam untuk mengatasi permasalahan sampah organik di sekolah, dengan inventor pelajar SMP Permata Insani Islamic School berhasil meraih juara I lomba inovasi TTG tingkat Provinsi Banten. Kami berharap preestasi ini terus dipertahankan,” kata Aziz Gunawan, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang.

Aziz menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi lomba inovasi TTG yang sederhana, ramah lingkungan, serta dapat berguna bagi masyarakat.

“Pelajar harus betul-betul mempunyai rasa kreasi dan inovasi, tidak hanya masyarakat umum saja. Karena hasilnya bisa diterapkan langsung di masyarakat, seperti karya pelajar SMP Permata Insani Islamic School ini untuk mengatasi permasalahan sampah organik di sekolah,” tandasnya.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat pada DPMPD Kabupaten Tangerang Yetty Haryati menambahkan, pada gelar TTG XIV tingkat Provinsi Banten tahun ini, Kabupaten Tangerang menampilkan empat inovasi TTG yakni alat TTG alat penyiram dan pemberi pupuk tanaman otomatis diputar penjadwalan menggunakan aplikasi berbaiss android dengan inventor Leo Sandi dari Posyantek Kecamatan Sukamulya.

Kemudian alat TTG pemanfaatan belatung lalat tentara hitam untuk mengatasi permasalahan sampah organik di sekolah, serta tandon air otomatis serba guna denganinventor pelajar dari SMP Permata Insani asal Posyantek Kecamatan Pasar Kemis. Serta alat TTG Prosssaki atau proses sampah sekitar kita dengan inventor Syamsi Akbaridno dari Posyantek Kecamatan cikupa.

“Alat TTG yang kami tampilkan adalah pemenang gelar TTG tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2018 yang telah dilaksanakan pada tanggal 2-3 Mei 2018,” jelasnya.

Kasubid Pemberdayaan Usaha Ekonomi dan TTG DPMPD Kabupaten Tangerang, Udin menjelaskan, dalam rangka pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan TTG dan menstimulan serta mejaring ide-ide TTG inovasi dan TTG unggulan masyarakat, untuk menunjang pengembangan wilayah melalui penemuan TTG berbasis kearifan lokal dan potensi daerah.

“Pemanfaatan TTG secara optimal oleh masyarakat pengguna dapat meningkatkan efisiensi, kapasitas produksi dan membeirkan nilai tambah secara ekonomi bagi kegiatan ekonomi produktif dalam menghadapi persaingan lokal, regional dan global. Nanti pada akhirnya ini dapat menunjang perkembangan sektor perekonomian,” jelas Udin.

Udin menambahkan, gelar TTG tingkat Provinsi Banten merupakan ajang pameran alat-alat TTG dan produk-produk unggulan dari masing-masing Kabupaten/ kota. Sedangkan untuk penilain alat-alat TTG se Provinsi Banten merupakan penilaian terhadap kreatifitas dan inovasi/ karya cipta masyarakat/ kelompok dan alat/ mesin.

“Pemenangnya akan diikutkan dalam gelar TTG tingkat nasional,” pungkasnya.(Mad/Ryd).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here