5 Cara Jitu Turunkan Berat Badan Usai Melahirkan

5 Cara Jitu Turunkan Berat Badan Usai Melahirkan
5 Cara Jitu Turunkan Berat Badan Usai Melahirkan, foto : Google

Centralnews – Kesehatan,5 Cara Jitu Turunkan Berat Badan Usai Melahirkan.Salah satu momok yang sering menjadi bahan perbincangan di kalangan ibu menyusui adalah berat badan yang bertambah secara signifikan selama masa kehamilan, namun tak kunjung menurun usai melahirkan. Tak heran, berbagai cara pun dilakukan para ibu untuk mengembalikan bentuk tubuhnya seperti sedia kala.

Naiknya berat badan di masa kehamilan  sebenarnya adalah hal yang wajar terjadi pada ibu hamil. Namun sayangnya, berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, sebanyak 50 persen wanita di Indonesia mengalami obesitas setelah melahirkan.

Hal ini juga terjadi pada sepertiga perempuan dengan berat badan normal. Satu tahun setelah melahirkan, tercatat bahwa golongan tersebut mengalami obesitas juga.

Lakukan ini untuk turunkan berat badan

Dari fenomena di atas, artinya kenaikan berat badan usai melahirkan tak bisa dianggap sepele. Bagi Anda para ibu hamil dan menyusui, berikut ini adalah beberapa kiat yang bisa Anda lakukan untuk menghindari risiko obesitas usai melahirkan:

  1. Menggendong anak

Dilansir dari Babyologist, menggendong si Kecil tak hanya mampu  membantu menidurkan dan mempererat hubungan ibu dengan bayinya, tapi juga sekaligus meningkatkan proses metabolisme dengan cepat.

Dengan demikian, kalori yang terbakar pun lebih banyak, dan Anda akan lebih cepat untuk menurunkan berat badan. Jadi, jangan malas menggendong si Kecil, ya.

  1. Menjaga asupan makanan

Setelah , Anda akan masuk ke fase menyusui, dimana Anda membutuhkan tambahan kalori, bukan justru menguranginya. Hal ini dijelaskan oleh dr. Dyah Novita Anggrainikepada KlikDokter. Meski demikian, wanita yang akrab dipanggil dr. Vita ini menyarankan Anda mengonsumsi zat gizi seimbang.

“Daripada diet ketat, lebih baik Anda mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Saat merasa lapar, pilihlah camilan yang sehat seperti buah segar, biskuit gandum, atau susu dan yoghurt rendah lemak,” jelasnya.

Ketika masa menyusui sudah selesai, Anda diperbolehkan untuk memangkas ekstra kalori. Sebagai patokan, dr. Vita menyarankan Anda untuk mengurangi 500-700 kalori per hari untuk menurunkan 0.5 kg per minggu.

“Penambahan berat badan saat hamil memang cukup drastis, yakni bisa lebih dari 15 kg. Jadi, Anda harus bersabar, karena memang membutuhkan waktu lebih lama untuk menurunkannya,” pesan dr. Vita.

  1. Menyusui

Salah satu cara untuk menurunkan berat badan adalah dengan menyusui. Menurut dr. Grace Valentine dari KlikDokter, memberikan ASI secara langsung pada si Kecil dapat membakar 425-700 kalori dalam sehari.

Hal ini juga dikuatkan dengan penjelasan dari La Leche League selaku organisasi menyusui internasional. Dijelaskan bahwa wanita yang menyusui ASI eksklusif cenderung mengalami penurunan berat badan lebih banyak pada 3-6 minggu usai persalinan.

  1. Rutin berolahraga

Saat ini melakukan olahraga di rumah semakin mudah untuk dilakukan. Apalagi, dengan perkembangan teknologi, bagi ibu menyusui sekalipun, rutin berolahraga bukan mustahil untuk dilakukan.

Anda dapat mencoba senam aerobik atau senam kegel di rumah. Jika dilakukan secara teratur dalam durasi 30-60 menit selama minimal 3 kali dalam setiap minggunya, penurunan berat badan bukan impian semata. Intinya adalah kedisiplinan harus ditanamkan.

Meski demikian, sebelum melakukannya, Anda disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Karena, kondisi tubuh usai melahirkan tentunya tidak sebaik sebelumnya.

  1. Minum air yang cukup

Minum air putih yang cukup dapat membantu Anda terhindar dari dehidrasi dan juga obesitas. Sebab, dijelaskan oleh dr. Nadia Octavia kepada KlikDokter, minum air putih akan membuat perut Anda lebih cepat penuh, sehingga Anda pun tak akan makan terlalu banyak.

Berusaha untuk menurunkan berat badan usai melahirkan boleh-boleh saja. Namun, lakukan dengan cara yang tepat dan rajinlah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Sebab, penurunan berat badan yang terlalu cepat berpotensi menyebabkan munculnya gangguan kesehatan. (Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here