Bupati Serang Kukuhkan FKUB Untuk Bantu Tepis Isu Agama di Pemilu 2019

Bupati Serang Kukuhkan FKUB Untuk Bantu Tepis Isu Agama di Pemilu 2019
Bupati Serang Kukuhkan FKUB untuk Bantu Tepis Isu Agama di Pemilu 2019 di Aula Tb Suandi, Selasa (18/09/18)

Centralnews – Serang, Bupati Serang Kukuhkan FKUB untuk Bantu Tepis Isu Agama di Pemilu 2019. Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menghimbau saat kampanye nanti tidak menggunakan agama sebagai isu. Pasalnya, isu agama yang disebarkan oleh oknum  berpotensi memecah silaturahmi antar umat Agama.

Hal itu dikatakan Tatu, setelah  mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat  Beragama (FKUB) Kabupaten Serang periode 2018 – 2023, di Aula Tb Suandi Selasa (18/09/18).

Ia menilai, Indonesia terbentuk dari keragaman agama yang sudah resmi ditetapkan oleh pemerintah dan keragaman agama tidak boleh dijadikan alat oleh oknum untuk kampanye politik yang berdampak mengganggu stabilitas Negara.

“Jika isu agama sudah dimainkan maka akan sulit untuk mengembalikan menjadi harmonis dan ini menjadi tugas FKUB untuk melakukan komunikasi kepada masyarakat agar tidak bermain dengan isu Agama,” ucapnya.

Tatu juga berharap, FKUB menjadi sarana masyarakat  dalam menyalurkan aspirasi masing-masing agama kepada Pemerintah. Agar aspirasi tersebut menjadi kebijakan yang sesuai harapan seluruh agama.

Loading...

“Jangan sekali-kali perbedaan agama dijadikan sarana kampanye politik karena sangat rawan sekali dan FKUB harus bisa hadir ditengah masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan yang ada terkait isu agama,” imbuhnya.

Dia juga meyakini, masyarakat Kabupaten Serang memegang teguh yang sudah dicontohkan oleh tokoh Agama dalam memelihara ketertiban masyarakat dan mewujudkan kerukunan antar umat beragama.

“Saya juga berharap, tokoh Agama terus menanamkan pola hidup berdampingan secara damai serta rukun dalam indahnya perbedaan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Serang, H. M Nasrun mengatakan, FKUB akan melakukan dialog bersama masyarakat jika ditemukan perbedaan yang tidak  sepaham dan menghadirkan masing-masing tokoh agama.

“Saat ini juga masing-masing tokoh agama yang non muslim turut hadir dan ini sebagai gambaran bahwa pengurus FKUB sudah kompak untuk mengatasi permasalahan perbedaan antar agama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, FKUB sudah membuat program untuk sosialiasi di masing-masing Kecamatan Kabupaten Serang sebagai antisipasi kesalah pahaman di tengah masyarakat.

“Ketika ditemukan permasalahan, Kami juga melibatkan tokoh  agama di Kecamatan tersebut untuk diselesaikan secara bersama melalu dialog yang difasilitasi oleh Kami,” pungkasnya.(Oki/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here