Bappeda Pandeglang Sebut Pengukuran Tol Serang-Panimbang Sudah Selesai

Foto: net, ilustrasi jalan tol

Centralnews – Pandeglang, Proses verifikasi tanah untuk Tol Serang-Panimbang terkendala oleh masyarakat yang terlambat menyampaikan dokumen-dokumen yang dimiliki. Sementara untuk proses pengukuran sudah selesai dilaksanakan.

Demikian hal tersebut dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pandeglang Kurnia Satriawan saat diwawancarai oleh sejumlah awak media.

Mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), yang kini menjadi Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pandeglang itu menuturkan, proses percepatan pembangunan jalan Tol-Serang Panimbang dibantu oleh 2 satuan tugas (satgas) yang terdiri dari satgas yang menangani terkait pertanahan dengan leading sector Badan Pertanahan Nasional (BPN) sementara satgas lainnya menangani terkait tanaman dengan leading sector dinas pertanian.

“Kalau tidak salah ada 2 satgas ya, satgas A dan satgas B, satgas A itu kalau tidak salah mengenai pertanahan, leadingnya ada di pihak BPN. Kalau tidak salah yang B itu mengenai tegakan-tegakan, tanaman-tanaman, leading sector adanya di Dinas Pertanian,” jelasnya.

Meski tidak memiliki kewenangan dalam pembangunan Tol Serang-Panimbang, namun lanjut Kurnia, Bappeda memiliki peran sebagai fasilitator atas persoalan yang muncul. Pasalnya, pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata Tanjung Lesung itu berada di wilayah Kabupaten Pandeglang.

“Kalau menginisiasi saya kira tidak ada masalah. Tergantung nanti kegiatan-kegiatan apa yang menjadi permasalahannya,” tandas Kurnia.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dihimpun dari BPN Pandeglang, dari total 26 hektare lahan atau 1.400 bidang tanah yang terdampak pembangunan jalan tol, sekitar 30 persen diantaranya sudah di bayarkan. (Yusuf/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here