HUT Kabupaten Serang ke-492, PMII Serang Tagih Janji Tatu Yang Belum Terlaksana

HUT Kabupaten Serang ke-492, PMII Serang Tagih Janji Tatu Yang Belum Terlaksana
HUT Kabupaten Serang ke-492, PMII Serang Tagih Janji Tatu Yang Belum Terlaksana

Centralnews – Serang, HUT Kabupaten Serang ke-492, PMII Serang Tagih Janji Tatu Yang Belum Terlaksana. Lagi, gelombang aksi warnai Hut Kabupaten Serang yang ke-492 tahun, setelah Aksi yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Serang (HAMAS), kembali aksi dari Mahasiswa Islam indonesia PMII mewarnai Hari jadi Kabupaten Serang hari ini, Senin,(08/10/18).

Pada aksinya, PMII menganggap Bupati Serang tidak peka, tutup mata dan tutup telinga terkait permasalahan yang ada di kabupaten serang, terbukti banyaknya janji-janji dan permasalahan yang terjadi di daerah serang bagian timur yang belum terealisi.

Mereka menilai, dari APBD kabupaten yang tiap tahunnya menigkat, namun sampai detik ini diserang timur sana masih belum terasa adanya perubahan yang baik, terkait masalah kesehatan, masalah pendidikan, maupun inflastrukturnya.

” Ada beberapa yang harus kita evaluasi, dari masalah kesehatan saja, dari 2013 dianggarkan serang sehat sampai saat ini belum terealisasi padahal tiap tahunnya anggaraan turun” kata kordinator aksi Syahrudin Atar dari pergerakan mahasiswa islam indonesia (PMII) Kabupaten Serang.

Mereka menilai, dua tahun pemerintahan kabupaten serang sekarang yang di pimpin oleh Ratu Tatu chasanah tidak ada hasilnya, terutama warga masyarakat yang berada di serang bagian timur.

” Masalah pendidikan disana, lembaga-lembaga pendidikan disana hanya sebagai ladang usaha mencari uang, bukan untuk mencerdaskan anak bangsa, lantas dimana indeks membangun manusianya?.” jelasnya.

HUT Kabupaten Serang ke-492, PMII Serang Tagih Janji Tatu Yang Belum Terlaksana

Syahrudin melanjutkan, jika kesehatan menjadi program unggulan pemkab serang, kenapa sampai detik ini masih banyak pencemaran lingkungan yang ada di daerah serang timur.

” Kita tidak melarang ada banyaknya pembangunan pabrik, namun harusnya tata letak daerahnya diperhatikan jarak antar pabriknya serta limbahnya, dan Untuk pabrik-pabrik yang ada di serang timur juga masih banyak yang memakai sistem pungli, jadi walaupun banyak pabrik di daerah serang timur, namun masyarakat dan pemuda disana menjerit karna kesusahan mencari kerja, kita tunggu ibu bupati serang untuk menyelesaikan ini semua.” tuturnya.

Masalah PusPemKab serang juga, tambahnya, ini harus segera diselesaikan, karna anggaran semua sudah di serahkan ke IPM.

” karna ini sudah ngaret waktu, saya harap pada bupati agar juga segera di selesaikan.” tambahnya.

Pada aksi yang kedua ini, para pendemo aksi dari PMII merasa sangat kecewa lantaran tidak ada dari pihak pemkab serang yang bisa menemui dengan alasan acara sudah selesai dan para pejabat sudah ada tidak ada, padahal waktu baru menunjukkan jam dua siang.

” Saya minta nya hari ini di pertemukan dengan ibu bupati, masalah dia tidak ada ditempat itu bukan urusan kami, ini kami dari mahasiswa Pergerakan Mahasiswa islam indonesia menyuarakan, ingin bertemu dengan ibu bupati, karna ini sudah bertahun tahun kita merayakan ulang tahun kabupaten serang sampai detik ini belum ada realisasinya, dan ini juga harus di evaluasi juga, masyarakat di kabupaten serang juga harus tau semuanya, yang kita tau ini baru jam dua siang, dan ini masih jam kerja, gak ada alasan sudah tidak ada atau pulang.” pungkasnya.(Oki/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here