MTQN ke 27 Resmi Dibuka, Gubernur Banten Berharap Banten Kembali Juara Umum

Musabaqoh Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-XXVII Tahun 2018 resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Arena Utama (Astaka) Jl. Willem Iskandar Medan Estate, Kota Medan. Selasa (9/10/18).

Centralnews – Serang, Musabaqoh Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-XXVII Tahun 2018 resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Arena Utama (Astaka) Jl. Willem Iskandar Medan Estate, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Minggu, (07/10/2018).

Gubernur Banten, Wahidin Halim bersama Ketua DPRD Banten Asep Rahmatulloh di dampingi Penjabat Sekretaris Daerah Banten yang sekaligus menjabat Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten Ino S Rawita hadir dalam acara tersebut.

Gubernur Banten Wahidin Halim hadir dalam pembukaan acara tersebut. Selasa (9/10/18).

Provinsi Banten pada gelaran MTQ ke 26 Tahun 2016 yang berlangsung di Provinsi Nusa Tenggara Barat berhasil meraih prestasi terbaik sebagai juara pertama. Pada helatan kali ini Provinsi Banten menargetkan untuk kembali menjadi juara pertama. Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim pada saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 18 Provinsi Banten pada 4 Otober 2018.

Centralnews.co.id

“Ini suatu keberhasilan, tidak ada kata berat jika kita berusaha. Tidak ada kata kata yang berat tentu dengan ridho Allah SWT kita akan bisa,” ucapnya.

Menurut Gubernur Banten ini, pada MTQ Nasional tahun 2016 di Provinsi NTB, Banten bisa mengukir sejarah dan mencapai prestasi tertinggi yaitu Juara Umum MTQ Nasional. Untuk itu, tambah Gubernur, dengan doa, kerja keras dan usaha yang sungguh-sungguh Banten bisa kembali mempertahankan juara umum.

Sementara itu dalam kata sambutannya, Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan bahwa Alquran menjadi pedoman umat Islam menuju fase yg terang, Alquran sebagai petunjuk bagi manusia.

“Pada gelaran MTQ ini bukan hanya sebatas perlombaan tetapi sebagai suntikan energi bagi umat manusia khususnya umat Islam,”  jelas Jokowi.

Jokowi pun berharap MTQ ini menjadi sumber kesejukan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, tidak ada lagi hoax, fitnah, caci maki karena urusan beda pilihan politik jadilah umat muslim yang dapat menjaga persatuan dan persaudaraan.

Prosesi pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan beduk oleh Presiden RI, Menteri Koodinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan RI, Menteri Agama RI dan Gubernur Sumatera Utara. (Oki/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here