Polres Serang Berhasil Mengamankan 3 Pemakai Tembakau Gorila Merk Babon

Polres Serang Berhasil Mengamankan 3 Pemakai Tembakau Gorila Merk Babon
Foto: net, Ilustrasi gambar.

Centralnews – Serang, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang berhasil mengamankan 3 pelaku pengguna narkoba jenis tembakau Gorila merk Babon, ketiga tersangka tersebut ditangkap dilokasi dan waktu yang berbeda.

Tersangka pertama, Toif Alamsyah ditangkap dipinggir jalan dekat Alfamidi kampung Pelawad, Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Tersangka kedua, Thedy alias Acil ditangkap dipinggir jalan Kampung Sukajadi, Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Pulo Merak, Cilegon. Tersangka ketiga, Andi Saputra ditangkap di pinggir jalan lingkungan sawah, Kelurahan taman sari, Kecamatam PuloMerak, Cilegon Banten, Kamis (04/10/2018).

Dari hasil penangkapan, Satresnarkoba menemukan barang bukti Dari tangan pelaku Toif alamsyah berupa 1 bungkus tembakau jenis Gorila merk Babon yang sudah terbagi dibungkus/paket kecil, barang tersebut pengakuan Toif di dapatkan dari tersangka kedua, Thedy alias Acil.

Setelah dapat informasi dari Toif, team opsnal dan unit 1 Satresnarkoba langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Thedy alias Acil dan Andi Saputra.

Saat ditangkap, Acil mengantongi barang bukti 1 bungkus tembakau Gorila merk Babon serta satu buah Hp merk Xiomi dan 1 buah kertas yang berisikan tembakau Gorila yang sudah terbagi dengan paket kecil, sedangkan Andi mengantongi barang bukti 1 bungkus plastik bening tembakau Gorila dengan paket kecil serta satu buah dompet.

Loading...

“Tersangka pertama kita dapatkan Toif alamsyah, lalu Toif menjelaskan barang tersebut dapat dari mana, dan kita kembangkan dapatlah 2 tersangka lainnya,” Ujar AKP Nana Supriyatna Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Serang, Selasa, 09/10/2018.

“Mereka bertiga bukan pengedar, melainkan barang tersebut dipakai/konsumsi sendiri, Toif pemakai lama, sedangkan Acil dan Andi pemakai baru dan hanya ikut-ikutan serta penasaran,” Lanjut Nana

Narkotika jenis tembakau Gorila itu di dapatkan dari sebuah media sosial (medsos), dengan cara saling berkomunikasi dan dilakukan transaksi melalui sebuah aplikasi media sosial.

“Mereka dapat barang itu dari media sosial, mereka berkomunikasi lalu terjadilah transaksi, harga perpaket itu 300 ribu rupiah” Ungkap Nana

Dengan ini, ke 3 tersangka tersebut dikenakan pasal 111 junto 132, junto 127, dan juga junto permenkes 2018 tentang penambahan jenis-jenis narkotika dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun. (Oki/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here