Soal Kasus Hoax Ratna Surampaet, KPU Nilai Tidak Terkait Pemilu

Foto: net, Ratna Surampaet

Centralnews – Jakarta, Terkait penyebaran berita hoax Ratna Surampaet, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memenuhi panggilan Bawaslu. KPU menyampaikan penyebaran hoax tersebut tidak terkait kampanye pemilu 2019.

“Kalau dalam pandangan saya, saya memberikan keterangan bahwa pernyataan berita bohong Ibu Ratna Sarumpaet itu tidak terkait dengan kampanye Pemilu 2019. Bahwa itu ada dugaan pelanggaran hukum, itu terkait dengan dugaan pelanggaran hukum terkait UU ITE. Jadi tidak terkait kampanye Pemilu 2019,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawandi kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, seperti dilansir dari detikcom, Selasa (23/10/2018).

Lebih lanjut, Wahyu menuturkan, kedatangannya ke Bawaslu sebagai ahli. Dirinya menjelaskan kasus Hoax Ratna Surampaet terkait pelanggaran UU ITE sedang berjalan di kepolisian.

“Tapi, setelah kita kaji bersama, berdasarkan UU Nomor 7/2017, juga PKPU, bahwa kampanye definisi nya jelas sehingga pernyataan Ratna Sarumpaet tidak terkait dengan kampanye 2019,” terangnya.

Wahyu mengatakan, KPU hanya berpanduan pada UU Pemilu terkait definisi kampanye. Maka dari itu dirinya mempertanyakan terkait definisi kampanye hitam yang di adukan pelapor.

“Kampanye hitam itu definisinya apa? Kalau kami kan berdasarkan definisi kampanye. La, berdasarkan sandingan definisi kampanye, hoax Ratna Sarumpaet bukan kampanye,” ungkapnya. (Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here