Dalam Empat Penerbangan Terakhir, Pesawat Lion Air JT 610 Alami Kerusakan

Foto: net, Evakuasi puing puing pesawat Lion Air JT 610

Centralnews – Jakarta, Dalam temuan terkini Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terhadap pesawat Lion Air JT 610 menunjukkan, dalam empat penerbangan terakhir pesawat tersebut mengalami kerusakan pada indikator kecepatan, termasuk pada saat jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober lalu.

Dari data yang didapat, empat penerbangan terakhir Lion Air PK-LQP yakni pada 27 Oktober dengan rute Lombok-Denpasar, 28 Oktober Manado-Denpasar, 28 Oktober Denpasar-Jakarta, dan 29 Oktober Jakarta-Pangkalpinang.

“Jadi pada empat penerbangan terakhir ditemukan kerusakan pada istilahnya air speed indicator,” ujar Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono.

Selain itu, Kepala Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo mengatakan, perekam data penerbangan atau Flight Data Recorder (FDR) Lion Air JT 610 yang sudah ditemukan di dasar laut itu menunjukkan fakta terkait kerusakan tersebut.

Sebelum peristiwa jatuhnya Lion Air di perairan Karawang, pesawat tersebut juga terdapat catatan teknis pesawat yang mengalami masalah instrumen pada penerbangan rute Denpasar-Jakarta, Minggu (28/10) malam.

“Memang kita sudah akui penerbangan dari Denpasar ke Jakarta ada masalah teknis. Ternyata begitu kita buka black boxnya memang yang dimaksud teknis tadi adalah masalah airspeed atau kecepatan dari pesawat,” ucap Nurcahyo, seperti dilansir dari BBC Indonesia.

“Ternyata dari data black box itu, dua (penerbangan) sebelum Denpasar pun juga mengalami (kerusakan),” lanjutnya. (Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here