Gagal Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Gagal Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk
Foto:Ilustrasi

Centralnews – Serang, Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Serang – Cilegon. Seorang pengendara motor bernama Alimudin (18) tewas usai terlindas truk saat melintas di Kampung/Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Selasa (4/12/2018).

Berdasarkan informasi,  peristiwa maut itu terjadi pada pukul 07.30 WIB. Nyawa warga Kampung Kebagusan, RT 01/02, Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang itu tidak tertolong usai terlibat kecelakaan dengan truk Mitshubishi Colt Diesel B 9317 VDA yang dikemudikan Tata Satria, warga Kampung Merancang, Desa Kendayakan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.

“Iyah betul, tagi pagi ada kecelakaan antara pengemudi motor sama truk colt diesel. Pengemudi motor langsung meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Kanit Laka Lantas Polres Serang Kota Ipda Ade Komarudin. Seperti dilansir dari Kabarbanten.com.

Kemudian, berdasarkan hasil penyelidikan petugas, dugaan sementara peristiwa nahas ini terjadi lantaran korban gagal menyalip truk colt diesel yang dikemudikan Tata Satria.

Pasalnya, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol A 6029 GD sedang dalam perjalan dari arah Serang menuju Cilegon dengan kecepatan tinggi dan hendak menyalip mobil colt diesel yang berada didepannya.

Namun, karena tidak memiliki ruang gerak yang cukup, korban kemudian hilang kendali dan terjatuh ke kolong mobil yang dikemudikan Tata Satria tersebut.

“Korban yang terjatuh karena gagal menyalip itu kemudian masuk ke kolong mobil dan kepalanya terlindas ban belakang kendaraan tersebut. Korban langsung meninggal dunia di tempat karena mengalami luka berat di bagian kepala,” ujar Ade.

Selanjutnya, korban meninggal dunia langsung dievakuasi petugas kepolisian ke RSUD dr Drajat Prawiranegara Serang. Dua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu juga ikut diamankan untuk kebutuhan penyelidikan lebih lanjut. “Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan itu hanya mengalami kerusakan ringan,” tutur Ade Komarudin. (Shofi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here