PKUR YBM BRI Tingkatkan Kesejahteraan Baduy

PKUR YBM BRI Tingkatkan Kesejahteraan Baduy
Penerima manfaat program yang menerima bantuan usaha budidaya Jagung manis sebesar Rp. 74.070.000

Centralnews – Kab. Lebak,  Kp. Sampang pendeuy, Ds. Gn. Anteun, Kec. Cimarga Kab. Lebak – Banten, berlokasi di Lahan Jagung Manis, YBM-BRI kantor wilayah Jakarta 3 menyelenggarakan launching program P-KUR Jagung manis Baduy. Jumat (30/11/2018).

Dimas sebagai perwakilan pimpinan cabang BRI Rangkasbitung, Yang Tirta serta Teja yang merupakan pendamping program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR),  serta tokoh masyarakat, P2B (pergerakan petani Banten), PH Sopiyan Hadi, Admin YBM Agung Wicaksono dan seluruh peserta PKUR. Para penerima manfaat program yang menerima bantuan usaha budidaya Jagung manis kelompok satu sebesar Rp. 74.070.000,-, dan kelompok dua Rp. 74.070.000,-

Total penyaluran bantuan dua kelompok sebesar Rp. 148.140.000 dengan  24 KK Penerima Manfaat. Dimas mengatakan , “Dengan program ekonomi ini dana zakat dari pekerja BRI bisa membantu mustahik khususnya masyarakat Baduy untuk lebih mandiri dan menjadi nilai tambah bagi keluarga peserta penerima manfaat serta dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Banyak Bersyukur dan agar mendoakan seluruh pekerja BRI”.

PKUR YBM BRI Tingkatkan Kesejahteraan Baduy

Teja Sebagai pendamping PKUR mengatakan,  “Terimakasih banyak kepada Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM BRI) telah membantu masyarakat muslim Baduy yang selama ini hanya sebagai pencari madu dan kayu di hutan lalu dijadikan arang, hadirnya YBM BRI, adalah perdana mereka bercocok tanam ” Zero to Hero” sejak mereka eksodus dari Baduy dalam”.

Jali selaku ketua kelompok PKUR mewakili para peserta program mengatakan, “Kami merasa terbantu sekali dan mengucapkan terimaksih yang sebesar besarnya kepada YBM-BRI dimana masyarakat muslim Baduy lebih kompak, seluruh elemen keluarga membantu proses penanaman meskipun dimusim kemarau sampai panen saat ini, Alhamdulillah dengan rajin dan penuh semangat Teja dan Yang Tirta sebagai pendamping mengajarkan seluruh peserta bercocok tanam khususnya jagung manis, meskipun diawal kemarau panjang, sumber mata air cukup jauh, hama kelinci hutan, sampai terakhir hama babi hutan merusak beberapa pohon jagung”.

“Kami tetap semangat menjaga malam diladang jagung dan terus semangat membudidayakan jagung  manis dilahan masing-masing untuk kedepannya,terimakasih Banyak YBM BRI. Masyarakat Bersyukur sekali dan Selalu Mendo’akan YBM BRI untuk selalu berkah dan Bermanfaat untuk ummat “, tutup Jali. (Shofi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here