Potensi Pengembangan Agribisnis Sayuran Organik di Provinsi Banten

Potensi Pengembangan Agribisnis Sayuran Organik di Provinsi Banten
Kebun sayuran organik Madina Agriculture di Serang-Banten

Centralnews – Banten, Banten adalah sebuah provinsi di Tatar Pasundan, serta wilayah paling barat di pulau Jawa, Indonesia. Provinsi dengan ibu kota Serang ini memiliki potensi sumber-sumber agraria yang besar –termasuk pertanian. Sektor pertanian merupakan salah satu kegiatan basis bagi sebagian besar penduduk provinsi Banten. Berada pada 8° di selatan garis katulistiwa, membuat daerah Banten beriklim tropis, sehingga sangat cocok untuk berkebun.

Saat ini, konsumen mengharapkan adanya produk pertanian yang kandungan residu bahan kimianya rendah bahkan nol.Ini menuntut petani merubah pola pertaniannya. Salah satu pola pertanian yangdapat diterapkan adalah pertanian berkelanjutan dengan sistem pertanian organik.

Pertanian organik adalah suatusistem produksi pertanian yang menghindarkan penggunaan senyawa sintetik baikuntuk pupuk, zat tumbuhan, maupun pestisida. Produk pertanian yang memilikiresidu bahan kimia beracun dapat memicu proses degradasi kronik, penuaan dini,dan penyakit degeneratif. Pestisida kimia merupakan bahan beracun yang sangat berbahayabagi kesehatan dan lingkungan. Pestisida kimia bersifat polutan sehingga dapat menyebabkan radikal bebas yang mengakibatkan kerusakan tubuh, mutasi gen, dangangguan susunan saraf pusat.

Budidaya tanaman secara organik merupakan salah satu solusi ditengah kecemasan masyarakat terhadap bahaya pestisidadan pencemaran lingkungan. Selain itu, pupuk yang digunakan untuk budidayatanaman berasal dari alam, seperti pupuk kandang dan kompos. Artinya, seluruh proses pangan organik dilakukan secara alami mulai budidaya hinggapengolahannya.

Pada suatu kesempatan, penulispernah berkunjung ke suatu tempat usaha agribisnis di kawasan Cigabus,Taktakan, Kota Serang yang menerapkan sistem pertanian organik yaitu Madina Agriculture. Sayuran yang ditanam di kebun Madia Agriculture diantaranya selada, kacang panjang, tomat, lobak, sawi, timun dan cabai. Menurut penulis, MadinaAgriculture dapat menjadi solusi atas minimnya pengetahuan masyarakat Banten tentang sayuran organik. Peluang bisnis tanaman sayuran organik ini terbilang sangatmenguntungkan, karena pengsa pasarnya membidik orang-orang yang ada dikalangan atas. Salah satu petani di Madina Agriculture, Abdul Rozak, mengatakan bahwadari satu komoditi sayuran saja mampu mendapatkan keuntungan sekitar 15 jutaper bulan. Hal ini dapat menjadi contoh bagi para petani di Banten untuk beralih budidaya pertaniannya dari non organik menjadi organik. Peluang pertanian diBanten sendiri sangat bagus, karena memiliki tanah yang bagus dan mempunyai sumber air yang bagus pula.

Hasil produksi daripertanian organik ternyata lebih bermutu dibandingkan dengan hasil budidaya pertanian konvensional.  Hal ini dibuktikan dengan penelitian oleh Chris Aleson, presiden The Organics Retailers and Growers Association of Australia menunjukan tingkatkalsium, pottasium, magnesium, sodium, zat besi dan seng pada sayuran organik10% lebih tinggi. Beberapa kriteria yang memiliki nilai lebih diantaranya rasa lebih enak, penyimpanan lebih lama, warna lebih menarik, dan lebih menyehatkan karena tidak mengandungbahan kimia.

Sistem pertanian organik menjadi trend dan terus berkembang karena dapat menghasilkan produkyang lebih sehat untuk dikonsumsi.  Secara fisik, penampilan produkorganik tidak berbeda dengan produk non-organik. Cara yang paling mudah dan pasti adalah dengan memperhatikan ada tidaknya label ’organik’ pada produk yang ingin dibeli.

Komoditas sayuran menempati posisistrategis dalam ketahanan pangan khususnya dalam pembangunan pertanian.Kontribusi komoditas sayuran dalam pembangunan ekonomi mempunyai andil besarseperti dalam membuka lapangan kerja atau lapangan usaha, dalam memanfaatkanlahan sempit di perkotaan dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat. Peran strategis komoditas sayuran tersebut masih dapat ditingkatkan mengingat potensi dan prospek pengembangannya di provinsi Banten sangat cerah.(Yola/Indoh/Ryd)

Penulis adalah Mahasiswa Semester 5, Ilmu Komunikasi, FISIP Untirta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here