Karena Membahayakan JPO di Ciceri Rencananya Akan Ditutup Sementara Oleh Pemkot Serang

Karena Membahayakan JPO di Ciceri Rencananya Akan Ditutup Sementara Oleh Pemkot Serang
Karena Membahayakan JPO di Ciceri Rencananya Akan Ditutup Sementara Oleh Pemkot Serang

Centralnews – Kota Serang,  Dinilai membahayakan, JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) di Jalan Ahmad Yani, Ciceri kota Serang sementara akan ditutup oleh Pemkot Serang, karena dinilai sangat membahayakan bagi penggunakan jalan.

Setelah melihat kondisi yang sangat parah dan berlubang serta keropos pada bagian lantai membuat  Pemkot Serang berencana akan menutup sementara jembatan penyeberangan tersebut hingga selesai di perbaiki. Rencana penutupan sementara jembatanpenyeberangan orang di Jalan Ahmad Yani,  Ciceri Kota Serang disampaikan oleh Walikota Serang, Syafrudin seusai melakukan pemantuan langsung.

Dirinya menilai jembatan penyeberangan orang tersebut sangat berbahaya bagi penggunajalan dikarenakan kondisi yang sudah berlubang hampir di seluruh lantaI, kemudian besi lantai ataupun baja penyangganya telah kropos. serta tidak adanya penerangan  dikuatirkan akan menjadi bahaya saat malam hari.

“in itugasnya Kepala Dinas Perhubungan, kalau saya lihat ini emang harus segera diperbaiki, parah ini lantainya untuk di gunakan para pengguna jalan, sangat riskan dan tidak layak di gunakan”

Setelah melihat kondisi yang sangat parah dan berlubang serta keropos pada bagian lantai membuat  Pemkot Serang berencana akan menutup sementara jembatan penyeberangan tersebut hingga selesai di perbaiki. Lanjutnya

Loading...

“Kita intruksikan dishub untuk segera memberikan tegoran bagi pihak ketiga, kita beribatas waktu hingga sebulan, bila tidak ada perbaikan maka akan kita tutup sementara”

Namun rencana penutupan tersebut hingga saat ini masih menunggu Status kepemilikan jembatan penyeberangan tersebut karena saat ini pihak Pemkot Serang belum mengetahui pemilik atas jembatan tersebut hal tersebut ditambahkan akhmad Mujimi Kepala Dinas Perhubungan kota Serang saat mendampingi walikota

“tahun kemaren rencana akan ada perawatan dan di anggarkan di 2019, namun kembali bahwa ini bukan aset Pemkot, kita kasih tenggang waktu untuk perawatan namun bila tidak ada respon maka akan kita tutup sementara”tutupnya. (Mamo/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here