Jokowi: Tiap Tahun Kita Kehilangan 65 Triliun Karena Macet

Foto: net, Presiden Joko Widodo

Centralnews – Jakarta, Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Kerja dan para gubernur DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Dalam rapat tersebut membahas terkait pengelolaan transportasi Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).

Jokowi mengungkapkan keluhannya terkait kemacetan yang terjadi.  Untuk mengurangi kemacetan, Jabodetabek, dirinya meminta agar pengelolaan transportasi bisa terintegrasi.

“Semakin hari kalau enggak lalu lintas, kemacetan, ini dikelola dengan baik di Jabodetabek ini, kejadian kemacetan total yang stuck bisa semakin banyak,” katanya di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2018.

Jokowi mengatakan, berdasarkan hitungan Bappenas yang diterimanya, kemacetan yang terjadi di Indonesia menyebabkan Indonesia setiap tahun kehilangan Rp 65 triliun.

“Saya hanya membayangkan hitungan Bappenas yang saya terima, setiap tahun kita kehilangan Rp 65 triliun di Jabodetabek gara-gara kemacetan,” katanya dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019.

Menurutnya, tentu angka tersebut sangat besar jika pemerintah menggunakannya dengan pembangunan infrastruktur.

“Kalau kita jadikan barang, ini sudah jadi MRT, jadi LRT, lima tahun sudah jadi barang bukan asap yang memenuhi kota,” kata ucapnya.

Meski demikian, lanjut Jokowi, terkait kemacetan itu akan terurai dengan adanya angkutan transportasi massal seperti seperti MRT, LRT, Transjakarta, Kereta Bandara, dan lainnya. (Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here