KPU Sebut Caleg Eks Koruptor Diperkirakan Bertambah Lebih Dari 14 Orang

Foto: net, Komisioner KPU Ilham Saputra

Centralnews – Jakarta, Pertambahan caleg eks koruptor dimungkinkan lebih dari 14 orang. Hal tersebut dikatakan oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra. Selain itu, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menemukan 14 caleg mantan narapidana korupsi yang belum masuk ke daftar 49 caleg eks koruptor yang dirilis.

Untuk menghindari adanya kesalahan data caleg eks koruptor, KPU harus memastikan caleg yang dimaksud betul-betul punya rekam jejak korupsi. Namun, Ilham memastikan, tidak ada caleg yang maju di DPR RI dari pertambahan jumlah caleg eks koruptor. Artinya, caleg eks koruptor tersebut maju ditingkat DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota

“Kita harus hati-hati dalam mempublikasi soal caleg mantan napi koruptor ini karena kalau tidak hati-hati kemudian berbahaya sekali kalau kemudian orang yang tidak pernah melakukan tindak pidana korupsi,” ujar Ilham.


Mengutip dari Kompas.com, berdasarkan data Perludem, caleg eks koruptor yang belum masuk daftar yakni seorang caleg DPRD provinsi, 10 caleg DPRD kabupaten, dan 3 caleg DPRD kota. Sementara data KPU sebelumnya menyebutkan ada 9 caleg DPD, 16 caleg DPRD provinsi, 19 caleg DPRD kabupaten, dan 5 caleg DPRD kota. Jika dijumlah antara data KPU terdahulu dengan temuan Perludem, total ada 63 caleg eks koruptor yang berpartisipasi pada Pemilu 2019.

Jumlah itu terdiri dari 9 caleg DPD, 17 caleg DPRD provinsi, 29 caleg DPRD kabupaten, dan 8 caleg DPRD kota. Dilihat dari partai politik, 6 caleg dari Gerindra, 1 caleg dari PDIP, 8 caleg Golkar, 2 caleg Garuda, dan 6 caleg Berkarya. Lalu 2 caleg PKS, 2 caleg Perindo, 2 PPP, 5 PAN, 8 Hanura, 6 Demokrat, 1 PBB, dan 3 caleg PKPI. (Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here