Jangan Terlibat Hukum! Wagub Minta Kades Gunakan Anggaran Dengan Baik

Centralnews.co.id

Centralnews – Tangerang, Pada tahun anggaran 2019, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan memberikan bantuan keuangan desa kepada 1.238 Desa Se-Provinsi Banten, masing masing desa akan menerima  Rp.50 juta. Dengan adanya bantuan ini, salah satunya dimaksudkan untuk di manfaatkan dalam membangun infrastruktur desa.

Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy saat membuka sosialisasi bantuan keuangan pemerintah desa se-Provinsi Banten dan Rapat Koordinasi Perkembangan Desa tahun 2019 di  Gedung Serba Guna, Puspemkab Tigaraksa, Tangerang, Selasa (13/02/2019).

Sosialisasi ini diikuti oleh 246 Kepala Desa dan 132 pendamping Desa Se-Kabupaten Tangerang. Sebelumnya  sosialisasi ini dilaksanakan di Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.


Dalam sambutanya, Wagub mengatakan, bahwa bantuan keuangan desa ini merupakan bentuk kepedulian Pemprov Banten kepada desa-desa untuk pengembangan dan pembangunan desa.


“Kita mengharapkan desa-desa di Banten bisa menjadi desa mandiri, karena desa yang terdapat pada empat Kabupaten ini masih banyak desa yang tertinggal, kita akan merubah desa teertinggal ini menjadi desa berkembang tentunya dengan kepedulian dari pusat, provinsi maupun kabupaten,” kata Andika.

Wagub menyampaikan, saat ini masih banyaknya permasalahan yang dihadapi pemerintah desa, mulai dari infrastruktur desa, jalan desa dan jalan poros desa dan lain sebagainya. Maka dengan adanya bantuan ini mudah-mudahan dapat memanage kebutuhan-kebutuhan desa.

“Saya bersama bapak gubernur di tahun 2019 ini telah  menganggarkan di APBD murni untuk bantuan keuangan desa masing masing mendapatkan 50 juta, dan tidak menutup kemungkinan apabila bantuan desa ini bisa dimanfaatkan sesuai dengan perencanaan maka tahun 2020  akan di tambah yaitu menjadi 100 juta,” ucapnya.

Wagub juga menginginkan desa-desa di provinsi banten ini menjadi desa berkembang bahkan desa yang mandiri. “Saya yakin bapak ibu sudah tau kebutuhan desanya masing-masing, sehingga bisa dikembangkan,” harapnya.

Sementara Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Banten, Enong Suhaeti mengatakan, maksud diadakanya sosialisasi ini yaitu memberikan informasi dan pemahaman kepada pemerintah desa  bahwa akan mendapatkan bantuan desa dari Provinsi Banten.


“Dengan sosilisasi bantuan keuangan desa ini, diharapkan dapat membantu kepala desa dalam tugas mengelola bantuan keuangan desa, agar dalam pengunaan bantuan keuangan desa tertib secara admintrasi dan tidak melakukan penyimpangan,”ujar Enong. (Oki/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here