Usai Tsunami Selat Sunda, Trafik Tol Tangerang-Merak Sempat Turun Drastis

Usai Tsunami Selat Sunda, Trafik Tol Tangerang-Merak Sempat Turun Drastis
Usai Tsunami Selat Sunda, Trafik Tol Tangerang-Merak Sempat Turun Drastis

Centralnews – Serang,  (12/02) Usai tsunami Selat Sunda menghantam pesisir Banten, Tol Tangerang-Merak (Tamer) mengalami penurunan sebesar 40 ribu kendaraan.

“musibah tsunami memang berdampak penurunan trafik, itu insidentil, tidak berkelanjutan,” kata Krist Ade Sudiono, Presiden Direktur (Presdir) MMS, selaku pengelola Tol Tamer, Selasa (12/02/19).

Dari trafik normalnya sekitar 150 ribu kendaraan, sempat turun menjadi 110 ribu kendaraan per hari usai tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018 lalu.

“Analisa bukan semata-mata tsunami, tapi persiapan hari libur. Trafick di tol Tamer padat di hari-hari kerja, karena di dominasi industri,” terangnya.

Pihaknya mengaku kini kondisi trafik di jalan tol Tamer telah kembali normal, di angka 150 ribuan kendaraan setiap harinya.

Loading...

“Saya sangat senang walaupun kita di Banten mengalami musibah, tapi perekonomian di Banten tetap stabil,” jelasnya. (Yandhie/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here